Connect with us

KORPORASI

Mulai 14 Januari, Bio Farma Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Setahun

Avatar

Published

on

Vasin Sinovac. /Instagram.com/@sinovaccoronavac.

MEDIA EMITEN – Pengiriman pertama 15 juta bulk atau bahan baku vaksin Sinovac sudah tiba di Tanah Air pada Selasa 12 Januari 2021 siang. 

Vaksin tersebut selanjutnya dibawa ke Bandung untuk diproduksi oleh Bio Farma mulai 14 Januari 2021 mendatang.

“Bahan baku akan dikirim ke Bandung dan di proses produksi Bio Farma. Proses produksi akan dimulai pada Kamis, 14 Januari 2021 dan akan mulai didistribusikan pada Februari,” ungkap Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Selasa 12 Januari 2021.

Honesti menargetkan kapasitas produksi vaksin Covid-19 dalam setahun sebanyak 250 juta dosis. Menurut dia, Bio Farma sudah mengamankan bahan baku total 140 juta dosis, 

dengan tambahan 120 juta dosis seandainya nanti masih ada kebutuhan suplai.

“Opsi tambahan ini sebanyak 120 juta sudah diamankan, mengingat kebutuhan vaksinasi yang besar untuk mencapai tujuan herd immunity,” jelasnya.

Dari keseluruhan bahan baku sebanyak 140 juta dosis, akan ada tambahan 10 persen dari Sinovac. 

Pages: 1 2


KORPORASI

Garuda Indonesia Mulai Layani Penerbangan Makassar – Manokwari – Sorong

Avatar

Published

on

PT Garuda Indonesia Tbk adalah maskapai penerbangan nasional Indonesia. /Instagram.com/@garuda.indonesia.

MEDIA EMITEN – Maskapai Nasional Garuda Indonesia, mulai tanggal 8 Desember 2020, resmi melayani rute penerbangan Makassar – Manokwari – Sorong sebanyak 2 (dua) kali dalam seminggu, yakni setiap hari Selasa dan Minggu dengan menggunakan pesawat Bombardier CRJ-1000.

“Peluncuran rute penerbangan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Perusahaan dalam memberikan kemudahan dan ragam pilihan aksesibilitas masyarakat ke berbagai destinasi pariwisata nasional maupun kawasan ekonomi baru  ke wilayah Timur Indonesia, khususnya Manokwari sebagai ibukota Provinsi Papua Barat yang dikenal dengan keindahan bawah lautnya maupun Sorong sebagai pintu masuk salah satu destinasi wisata unggulan di Papua Barat.” Ujar  Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra.

“Pengoperasian rute baru ini juga diharapkan mampu semakin memperluas jaringan konektivitas antar wilayah Papua sehingga dapat mendukung pergerakan perekonomian daerahyang  kedepannya diharapkan dapat mendorong upaya pemulihan ekonomi nasional”, papar Irfan. 

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan  mengungkapkan rasa terima  kasih  dan  antusiasmenya terhadap Garuda Indonesia yang telah membuka layanan  penerbangan  menuju Manokwari dari Makassar dan Sorong. 

Hal  ini  sejalan  dengan salah  satu  visi  dari  Provinsi Papua Barat  yang  ingin  mengembangkan  potensi pariwisata untuk menarik  wisatawan loKal  maupun  mancanegara. 

Dibukanya  rute ini juga memudahkan  aksesbilitas  penerbangan intra papua. 

“Upaya pengembangan jaringan penerbangan senantiasa akan kami selaraskan dengan implementasi protokol kesehatan yang kami laksanakan secara konsisten pada seluruh touch point layanan penerbangan.”

Pages: 1 2


Continue Reading

KORPORASI

Berhasil Raih Proyek Internasional, Kiprah WIKA di Dunia Meningkat

Avatar

Published

on

PT Wijaya Karya Tbk adalah salah satu perusahaan konstruksi milik Pemerintah Indonesia. /Instagram.com/@ptwijayakarya.

MEDIA EMITEN – Kiprah PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. atau WIKA di tingkat global semakin diakui lewat 13 proyek infrastruktur internasional yang diraih oleh BUMN karya tersebut.

“Eksistensi WIKA di luar negeri semakin diakui melalui 13 proyek infrastruktur, jembatan, bangunan dan gedung, jalan kereta api, stasiun MRT, termasuk Multipurpose Sport Complex di Kepulauan Solomon yang disiapkan untuk turnamen antar negara Pasifik 2023,” ujar Direktur Utama Agung Budi Waskito di Jakarta, Jumat, 26 November 2020.

Selain itu Agung Budi menambahkan bahwa saat ini pun, WIKA tengah mengikuti proses tender untuk proyek-proyek nasional maupun internasional dengan nilai total sekitar Rp20-Rp23 triliun.

“Dengan demikian, kami yakin akan mampu memenuhi target kontrak baru pada tahun 2020 sebesar Rp21,37 Triliun dan jika ditambah dengan proyek yang sudah diraih, maka order book WIKA mencapai Rp100 triliun yang bisa kita produksi hingga beberapa tahun mendatang,” katanya.

Satu hal yang penting untuk dicatat bahwa dalam menjalankan suatu proyek baik di dalam maupun luar negeri, WIKA selalu menekankan konsep BMW (Biaya, Mutu, Waktu).

Artinya, BUMN karya tersebut berkomitmen agar setiap projek yang dikerjakan bisa selesai tepat waktu, memiliki kualitas yang unggul, tetapi tanpa mengorbankan aspek efisiensi dan efektivitas. 

Hal inilah yang membuat WIKA dapat bertahan.

Pages: 1 2


Continue Reading

KORPORASI

Sasa Care Traveler Catat Rekor MURI Bagikan Masker Terbanyak dalam Satu Hari

Avatar

Published

on

Program Sasa Care Traveler membagikan alat pelindung diri berupa face shield dan masker kain di obyek-obyek wisata serta melakukan edukasi kepada para pekerja harian. (Foto: PT Sasa Inti)

Mediaemiten.com, Jakarta – Sasa, salah satu perusahaan Indonesia yang membuat, bukan hanya bumbu penyedap, namun juga produk-produk lainnya seperti, tepung bumbu, santan, sambal, dan juga produk Sasa lainnya, menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai hasil aksi nyata dalam membantu pemerintah memerangi COVID-19. Sasa melalui program Sasa Care Traveler membagikan alat pelindung diri berupa face shield dan masker kain di obyek-obyek wisata serta melakukan edukasi kepada para pekerja harian, pedagang ataupun pengrajin yang ada di lokasi obyek wisata tersebut sebagai bentuk kepedulian Sasa pada sektor pariwisata Indonesia yang sangat terdampak oleh pandemi. Kegiatan tersebut menerima penghargaan MURI sebagai pemegang rekor pembagian masker terbanyak dalam 1 hari yang dilakukan serentak di berbagai lokasi Stasiun Kereta Api (KA).

Program pencetak rekor ini dilakukan di tiga (3) stasiun tersibuk di Jabodetabek, yaitu Stasiun Jakarta Kota, Tanah Abang, dan Bogor. Sasa membagikan tidak hanya masker dan face shield, tetapi juga sebuah kipas berisikan resep makanan yang dapat meningkatkan imunitas. Selain itu, Sasa juga berhasil memenuhi targetnya dalam membagikan tiga ribu helai masker dan face shield dalam total waktu di bawah 100 menit.

Corporate Communication Manager PT Sasa Inti, Rida Atmiyanti mengatakan, “Pandemi masih belum selesai, tetapi ini menjadi alasan kenapa kami harus tetap bergerak membantu masyarakat Indonesia yang terdampak agar mereka mengerti bagaimana cara untuk tetap sehat dan semangat beraktivitas di era yang penuh tantangan baru ini. Untuk itulah, Sasa melalui Sasa Care Traveler juga bekerja sama dengan para mahasiswa fakultas kedokteran dari beberapa universitas di Jakarta memberikan penyuluhan singkat mengenai protokol kesehatan kepada para pekerja harian, pedagang, maupun pengrajin di sekitar obyek wisata tersebut.”

Selain memberikan edukasi kesehatan dan membagikan APD di masa pandemi, program ini juga bertujuan menghasilkan konten media sosial yang membangkitkan kerinduan masyarakat Indonesia mengenai lokasi obyek wisata tersebut. Presiden Direktur PT Sasa Inti, Rudolf Tjandra, mengatakan “Kegiatan Sasa Care Traveler ini kami lakukan untuk mengangkat setiap keunikan budaya lokal dari masyarakat setempat serta mendorong minat dan ketertarikan masyarakat Indonesia untuk kembali mengunjungi obyek-obyek wisata Indonesia setelah pandemi usai agar kembali ramai dikunjungi.”

Rekor MURI ini menjadi bukti kerja nyata dari rangkaian kegiatan kepedulian Sasa Care Traveler kepada masyarakat Indonesia, khususnya pada sektor pariwisata yang tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di Tangerang dan Semarang, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilakukan di Pasar Ikan Muara Baru, Kota Tua Jakarta, Pasar Lama Tangerang, Pasar Kue Subuh Senen, Pusat Lesehan Melawai, Pasar Ular Tanjung Priok, Petak Sembilan Glodok, Pasar Baru, dan berbagai lokasi wisata di Semarang seperti Taman Indonesia Kaya, Lawang Sewu, Balai Kota Semarang, Kota Lama Semarang, dan Galeri Batik Meteseh.

Hal ini tentunya juga sejalan dengan program Pemerintah Indonesia yang berkomitmen untuk memulihkan pariwisata Indonesia di era kenormalan baru.1

“Rangkaian kegiatan ini mendukung program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) yang berfokus pada segmen wisatawan nusantara (wisnus) sebagai langkah awal pemulihan sektor pariwisata yang terdampak pandemi COVID- 19 lewat kampanye #DiIndonesiaAja. Wisnus ini akan menjadi harapan bagi percepatan pemulihan sektor pariwisata Indonesia dalam mengajak wisatawan domestik untuk berwisata di dalam negeri dengan tetap menegakkan protokol Cleanliness, Health, and Safety (CHS). Ini juga menjadi awalan baru bagi kami untuk bisa melaksanakan program yang dulu bersifat charity hingga menjadi program yang memiliki manfaat berkelanjutan (sustainability) serta memberi nilai manfaat bagi perusahaan (Corporate Social Value),” ungkap Rudolf Tjandra saat ditanya mengenai salah satu alasan Sasa melakukan inisiatif Sasa Care Traveler sebagai salah satu langkah awal memulihkan obyek wisata di Indonesia yang terdampak pandemi.

Oleh karena itu, Sasa melalui kegiatan Sasa Care Traveler ingin memberikan pengalaman edukatif tak terlupakan bagi masyarakat setempat serta terus melakukan inisiatif digital untuk menginspirasi wisatawan nusantara sehingga saat kondisi sudah memungkinkan untuk melakukan pariwisata, mereka akan memilih berlibur dan berwisata di Indonesia dengan segala kearifan lokalnya. (*/tim)


Continue Reading

Trending