Connect with us

JAWA

Longsor Kembali Terjadi, Sebanyak 11 Warga Desa Cihanjuang Meninggal Dunia

Published

on

Tanah longsor di wilayah Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. /Dok. BNPB Indonesia.

MEDIA EMITEN  – Tanah longsor di wilayah Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, kembali terjadi pada Sabtu malam, 9 Januari 2021, sekitar 19.30 WIB.

Sebelumnya longsor telah terjadi di sekitar kawasan tersebut pada pukul 16.00 waktu setempat. 

Longsoran pertama dipicu curah hujan tinggi  dan kondisi tanah tidak stabil. 

Longsor susulan terjadi pada saat petugas masih melakukan evakuasi korban di sekitar area longsoran pertama. 

Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang per Minggu dini hari, 10 Januari 2021 mencatat korban luka 18 jiwa dan meninggal dunia 11. 

Dari jumlah meninggal, Danramil Kecamatan Cimanggung Kapt Inf Setio Pribadi dan Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang turut menjadi korban. 

Menurut keterangan tertulis dari BNPB yang diterima redaksi Minggu, 10 Januari 2021, saat itu mereka berada di lokasi untuk merespon longsoran pertama. 

Pages: 1 2 3 4


JAWA

Banjir Masih Menggenangi 12 Kecamatan di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat

Published

on

MEDIA EMITEN – Banjir masih menggenangi sejumlah kecamatan di Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat, hingga Sabtu malam, 6 November 2021 pukul 21.13 WIB.

Pantauan BPBD setempat tinggi muka air mengalami kenaikan kembali. Hingga kini, Kabupaten Sintang masih berada pada status tanggap darurat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sintang melaporkan ketinggian muka air berkisar 1 hingga 3 meter.

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di dalam artikel Banjir Masih Menggenangi 12 Kecamatan di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat


Continue Reading

JAWA

Dedi Ruslan & Company Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2021

Published

on


Continue Reading

JAWA

Sebelum Muncul Suara Gemuruh, Ada Dua Kali Getaran di Kabupaten Sukabumi

Published

on

Kabid Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono. /Instagram.com/@daryonobmkg.

MEDIA EMITEN – Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dr. Daryono, S.Si, M.Si memberikan penjelasan suara gemuruh di Sukabumi.

Warga Kampung Ciherang, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi merasa kaget mendengar suara gemuruh, Sabtu malam, 30 Januari 2021, sekitar pukul 19.00 WIB.

Menurut laporan warga, mereka merasakan dua kali getaran sebelum muncul suara gemuruh. Getaran itu muncul setelah hujan deras mengguyur.

“Jadi dugaan kuat yang terjadi adalah adanya proses gerakan tanah yang cukup kuat hingga terekam di sensor gempa milik BMKG,” kata Daryono.

Berikut ini adalah penjelasan komplit Daryono melalui akun instagramnya @daryonobmkg, sebagaimana yang dilihat media ini, pada Minggu, 31 Januari 2021, sebagai berikut:

Kali ini warga Kampung Ciherang, Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mendengar suara gemuruh, Sabtu 30 Januari 2021 malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Warga merasakan dua kali getaran sebelum muncul suara gemuruh.

Pages: 1 2 3


Continue Reading

Trending