Connect with us

SELEBRITI

Kasusnya Naik ke Penyidikan, Video Syur Mirip Gisel dan Jedar

Avatar

Published

on

Artis Jessica Iskandar. (Foto: Instagram @inijedar)

Mediaemiten.com, Jakarta – Beberapa hari terakhir jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video syur yang menampilkan sosok mirip artis Gisella Anastasia. Sontak, video yang beredar tersebut telah diunduh dan dibagikan berulang kali oleh warganet.

Terbaru, Polda Metro Jaya mengatakan bahwa laporan terkait video syur yang diduga mirip artis Gisella Anastasia dan Jessica Iskandar tersebut sudah naik ke tingkat penyidikan.

Dikutip berita Polda Metro Jaya, gelar perkara terkait kasus video asusila yang meresahkan publik ini akan segera dilakukan oleh Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyampaikan bahwa penyidik tengah melakukan penyidikan untuk mencari barang bukti yang lebih lengkap untuk membuktikan pasal yang disangkakan.

Termasuk menggelar perkara atas laporan pengacara berinisial FD kepada penyebar rekaman video mirip Gisel dan Jessica Iskandar.

“Terkait laporan yang mirip dengan saudari GA dan JI sudah naik status dari penyelidikan ke penyidikan. Jadi statusnya kini tengah disidik,” kata Kombes Pol Yusri pada, Kamis 12 November 2020, di Polda Metro jaya, Jakarta Selatan.

Lebih lanjut, Yusri mengatakan bahwa penyidikan yang dilakukan Polda Metro Jaya itu setelah pihak kepolisian melakukan gelar perkara pada, Rabu 11 November 2020, kemarin. Dari hasil gelar perkara, terbukti adanya unsur pidana pada laporan tersebut.

“Intinya saat ini penyidik akan mengejar siapa penyebar pertamanya sesuai Pasal 27 ayat 1 Juncto Pasal 45 UU 19 tahun 2016 tentang ITE. Lalu ada di Pasal 8 Juncto 34 UU 44 tahun 2008 tentang pornografi,” tuturnya.

Saat ini kepolisian telah melakukan pelacakan terhadap akun-akun yang dilaporkan untuk mencari pengelola atau pemilik akun yang menyebarkan rekaman video syur mirip Gisel dan Jessica Iskandar.

Kombes Yusri menuturkan pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak Komunikasi dan Informasi (KOMINFO) untuk penyelidikan tersebut.

“Kita juga koordinasi dengan Kominfo dalam hal ini. Kalau memang akun-akun itu meresahkan masyarakat apalagi memuat asusila akan kami usulkan karena memang kewenangannya adalah kominfo,” ujarnya.

Atas terjadinya peristiwa yang menyeret sederet nama artis ini Polda Metro Jaya akan semakin gencar melakukan patroli siber.

Kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan video syur tersebut. Pihaknya mengingatkan masyarakat berupa ancaman pidana selama enam tahun penjara kepada pihak-pihak yang terbukti membagikan video itu.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono, beberapa waktu lalu juga turut mengingatkan masyarakat mengenai UU ITE Pasal 27 Ayat 1.

“Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan. Larangannya di Pasal 27 itu,” katanya. (por)


SELEBRITI

Pakai Sabu Bergantian, Ini Kronologis Penangkapan Millen Cyrus

Avatar

Published

on

Selebgram Millen Cyrus. /Instagram.com/@millencyrus.

MEDIA EMITEN – Kepolisian telah mengamankan selebgram Millen Cyrus (MM) atau yang mempunyai nama asli Muhammad Milendaru Prakasa (MMP). Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr Ahrie Sonta menjelaskan kronologi penangkapan Millen.

AKBP Ahrie menerangkan bahwa penangkapan Millen berdasarkan informasi dari masyarakat adanya penyalahgunaan narkotika yang berada di Hotel A di wilayah Jakarta Utara.

Selanjutnya, Kasat Narkoba AKP Reza Rahandi beserta anggota melakukan penyelidikan di TKP dengan mencurigai kamar 820.

“Kemudian, anggota kita mengetuk pintu kamar tersebut dan ditemukan dua orang atas nama saudara JF dan saudara MMP. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan satu set alat untuk mengonsumsi sabu dan alat hisap yang dibuat dari botol mineral,” ujar Ahrie kepada wartawan, di Mapolres Pelabuhan, Senin 20 November 2020.

“Sedangkan satu paket plastik berisi kristal sabu berada di atas rak piring yang berada di kamar hotel,” lanjutnya.

Dari hasil interograsi saudara MMP, menurut Ahrie, dirinya dihubungi oleh saudara OR (DPO) dimana disuruh menemani saudara JF. Kemudian saudara MMP datang menemui saudara OR di TKP.  

“Berikutnya MMP, saudara JF, saudara OR dan teman perempuan saudara OR (DPO) minum minuman keras jenis black lable. Dan saudara OR mengeluarkan satu paket sabu dan memakai bong dari botol air mineral,”tambah Ahrie.  

AKBP Ahrie menambahkan, OR, MM dan teman saudara perempuan OR mengonsumsi sabu dengan cara bergantian di dalam kamar mandi.

“Sedangkan JF duduk di ruang tamu dan tidak mengonsumsi sabu. OR dan teman perempuan pamitan untuk keluar pindah kamar hotel lain hendak beristirahat,” paparnya.  

“Adapun identitas tersangka adalah MMP Jakarta 28 Agustus 1999, laki-laki dan Saudara JF Jakarta 27 Februari 1987. Barang bukti 1 paket plastik berisi kristal putih diduga sabu berat 0,36 gram bruto, 1 botol air mineral bentuk bong dan 1 botol minuman Black Label,” jelasnya menutup pembicaraan. (pol)


Continue Reading

SELEBRITI

Sidang Berlanjut, Jaksa Minta Hakim Tolak Pembelaan Jerinx SD

Avatar

Published

on

Drummer SID, Jerinx. (Foto: Instagram @jrxsid)

Mediaemiten.com, Jakarta – Kasus tudingan ‘IDI Kacung WHO’ dengan terdakwa Jerinx SID kembali disidangkan di PN Denpasar, Bali. Jerinx menilai, jawaban jaksa penuntut umum (JPU) dari pembelaan kuasa hukumnya tidak ada substansinya.

“Terima kasih kawan-kawan semua tadi saya setelah mendengar tanggapan dari jaksa tidak ada substansinya asal jawab saja. Nanti akan dibahas oleh tim pengacara hukum saya,” ucap Jerinx SID di PN Denpasar, Kamis (12/11/2020).

Dalam sidang tersebut, jaksa meminta majelis hakim agar mengabulkan tuntutan dari JPU. Bahkan secara tegas jaksa meminta pleidoi dari penasihat hukum Jerinx SID ditolak.

“Selanjutnya kami penuntut umum memohon agar majelis hakim yang memeriksa memutus perkara ini menyatakan, satu menerima secara keseluruhan jawaban penuntut umum tersebut atas nota atau pledoi tim penasihat hukum I Gede Ari Astina alias Jerinx,” jelas JPU Otong Hendra Rahayu dalam persidangan.

“Menolak seluruh pembelaan penasihat hukum I Gede Ari Astina alias Jerinx dalam perkara ini menyatakan terdakwa I Gede Ari Astina alias Jerinx bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dalam requisitoir atau surat tuntutan nomor PDM-0490-Denpa-KTB/07/2020 yang telah kami sampaikan ke hadapan majelis hakim yang kami bacakan dalam sidang pada hari Selasa tanggal 3 November 2020,” tegas JPU.(pmj)


Continue Reading

SELEBRITI

Ridwan Kamil Tawari Dian Sastro Menjadi Duta Patriot Desa Juara

Avatar

Published

on

Artis Dian Sastrowardoyo. (Foto: Instagram @therealdisastr)

Mediaemiten.com, Bandung – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menegaskan problem terberat dalam peningkatan ekonomi di desa adalah merubah mindset warga desa khususnya warga muda atau milenial.

Menurutnya meski desa memiliki potensi ekonomi namun selalu kesulitan dalam memasarkan atau menginformasikan ke dunia luar. Sehingga dibutuhkan patriot desa yang merupakan warga milenial untuk meningkatkan keyakinan warga desa atas potensi mereka.

” Susah merubah mindset untuk cari kerja ke kota. Jadi kami butuh bantuan kampanye dari tokoh masyarakat dan juga artis serta media untuk meyakinkan,” katanya dalam webinar Patriot Desa Juara dan Pahlawan Milenial, Selasa (10/11/2020).

Untuk itu ia secara spontan meminta artis pemeran film AADC Dian Sastrowardoyo untuk menjadi duta patriot desa.

“Saya mengajak Dian Sastrowardoyo untuk menjadi duta patriot desa. Jika mau, saya akan menjadi gubernur paling happy,” ujarnya.

Ridwan Kamil berpendapat, perlu seorang artis atau influencer untuk mempromosikan desa di Jabar. Baik melalui media sosial atau datang langsung melihat desa di Jabar.

“Like dan comment artis itu penting, sbg bentuk promosi,” tegasnya.

“Seneng banget kalau kita semua perduli dengan desa, ini bisa memeratakan ekonomi pedesaan,” ujar Dian menanggapi permintaan Kang Emil.

Dian Sastrowardoyo sendiri melalui sebuah yayasan yang didirikannya sudah ikut terjun langsung memberdayakan warga desa terutama di desa terpencil , terluar dan tertinggal. Ia memfasilitasi pembelajaran secara daring bagi warga di Papua.

“Saya memproduseri film Guru-guru Gokil fan melalui launcing secara online melalui netflix semua bisa menonton secara serentak. Itulah perlunya pengembangan sarana digital di desa,” ujarnya.  (jbr)


Continue Reading

Trending