Connect with us

BISNIS

Rekomendasi Impor Produk Hortikultura Harus Sesuai Kebutuhan

Avatar

Published

on

Ketua Komisi IV DPR RI, Sudin. (Foto : dpr.go.id)

Mediaemiten.com, Jakarta – Komisi IV DPR RI menyoroti sejumlah hal terkait Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) oleh Kementerian Pertanian. Ketua Komisi IV DPR RI Sudin memberikan sejumlah sorotan dan masukan terhadap Kementan berkenaan dengan RIPH ini, yang menjadi bagian tak terpisahkan dalam kesimpulan RDP dengan Direktur Jenderal Hortikultura Kementan ini.

Saat memimpin RDP Komisi IV DPR RI dengan Dirjen Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2020), Sudin meminta Kementan untuk membatasi penerbitan RIPH dengan menyesuaikan antara volume dan perhitungan kebutuhan impor. Hal ini penting agar barang impor yang didatangkan tidak berakhir dengan sia-sia.

“Komisi IV DPR RI meminta Kementerian Pertanian untuk menyusun kriteria dan persyaratan atas komoditas yang diperbolehkan untuk diterbitkan RIPH, antara lain seperti komoditas hortikultura yang tidak mampu dihasilkan atau dibudidayakan oleh petani lokal dan mengacu kepada ketersediaan/pasokan dalam negeri,” ujar Sudin saat membacakan kesimpulan RDP.

Selanjutnya, lanjut politisi PDI-Perjuangan ini, Komisi IV DPR RI meminta Kementan untuk segera melakukan revisi Peraturan Menteri Pertanian tentang RIPH, sesuai dengan evaluasi terhadap daftar komoditas yang perlu diimpor. Selain itu, Komisi IV DPR RI mendesak Kementan untuk mencabut izin RIPH bagi importir yang tidak segera merealisasikan impor dalam waktu yang sudah ditentukan.

“Ini sebagai upaya mencegah terjadinya praktik perdagangan dan monopoli pelaku usaha tertentu,” tegasnya. Sudin juga menyebut bahwa Komisi IV meminta Kementan untuk melakukan evaluasi kebijakan wajib tanam bagi importir. Ia pun menilai tingkat pengawasan dalam sektor ini sangat minim sehingga perlu adanya penguatan infrastruktur dan SDM.

“Selanjutnya, Komisi IV DPR RI meminta Kementan untuk memperkuat infrastruktur dan SDM pengawasan guna memperbaiki tingkat kepatuhan para pelaku usaha yang mempunyai kewajiban wajib tanam tersebut dan memberikan sanksi yang tegas kepada para importir yang tidak melaksanakan kewajiban tersebut,” ujarnya.

Kementan pun juga diminta agar mampu meningkatkan produksi komoditas hortikultura melalui fasilitasi benih/bibit yang berkualitas, sarana prasarana produksi, sarana prasarana pengolahan pascapanen, dan akses pasar kepada petani. Karena tujuan tersebut maka penting agar jajaran Eselon 1 Kementan mampu membuat koordinasi dan sinkronisasi yang lebih baik lagi.

“Komisi IV DPR RI meminta Kementerian Pertanian untuk meningkatkan koordinasi antar Eselon I, khususnya dengan Badan Karantina Pertanian antara lain dalam menghentikan dan melarang kegiatan importir yang melanggar RIPH. Selanjutnya, Komisi IV DPR RI akan mengudang Kepala Badan Karantina Pertanian pada RDP berikutnya,” tutup Sudin. (dpr)


BISNIS

Hadapi Tantangan Memasi Era Industri 4.0, dengan Kolaborasi

Avatar

Published

on

Live streaming acara Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2020 melalui akun Youtube Bamsoet Channel dan Instagram @bambang.soesatyo. (Foto: Tim Bamsoet)

Mediaemiten.com, Jakarta – Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan peringatan 92 tahun Sumpah Pemuda pada 28 Oktober tahun ini penuh dengan tantangan. Dunia saat ini sedang memasuki era industri 4.0 yang selalu bergejolak, tidak pasti, kompleks dan membingungkan yang disebut dengan era Vuca. Tantangan di era Vuca ini semakin besar terutama dunia saat iini sedang bergerak pesat menuju era digitalisasi.

“Sehingga jika kita tidak mampu berdaptasi dan tidak bisa menyiapkan generasi selanjutnya secara baik, tentu Indonesia akan tertinggal dari negara-negara lain,” kata Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo, dalam live streaming Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2020 melalui akun Youtube Bamsoet Channel dan Instagram @bambang.soesatyo sebelum pengumuman pemenang giveaway program “Sepeda Kuning Bamsoet” di Blackstone, Jakarta Pusat, Minggu (25/10/2020).

Bamsoet menambahkan tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini semakin berat karena pandemi Covid-19 dan ancaman resesi ekonomi. “Saat ini kita sedang dihadapkan oleh sebuah wabah atau pandemi Covid-19 dan ancaman resesi ekonomi yang tentu akan menjadi berat bagi kita sebagai bangsa,” ujarnya.

Pada saat bersamaan, lanjut Bamsoet, Indonesia juga sedang mempersiapkan tahun emas Indonesia pada tahun 2045. Karena itu, menurut dia, diperlukan cara-cara baru, yaitu kolaborasi. “Cara lama harus kita pinggirkan. Zaman kompetisi harus kita kurangi. Era kolaborasi lah yang harus kita kedepankan saat ini untuk Indonesia maju,” imbuhnya. 

Usai menyampaikan pesan untuk peringatan Hari Sumpah Pemuda Bamsoet bersama artis dan Youtuber Irfan Hakim mengumumkan pemenang giveaway dari program sepeda “Kuning Bamsoet”. Pengumuman giveaway ini merupakan putaran yang kedua, setelah giveaway perdana pada minggu lalu, dengan membagikan sepeda “Kuning Bamsoet” dan handphone android kepada follower Instagram dan Youtube Bamsoet Channel. Giveaway diundi kepada 15 orang terpilih dari sekitar 2.000an orang yang memberikan komentar dalam Instagram dan Youtuber Bamsoet Channel.

“Saat ini subscribers saya sudah hampir 60.000. Nanti kalau sudah mencapai 75.000 subscribers, giveaway kita tambah berupa sepeda motor kuning. Jika nanti jumlahnya mencapai 150.000, grand giveaway berupa mobil warna kuning,” ujar Bamsoet.

Bamsoet menuturkan melalui program giveaway “Sepeda Kuning Bamsoet”, ia bisa lebih dekat dengan netizen Instagram atau selebgram dan Youtuber yang didominasi kalangan milenial. Dengan masuk ke milenial, Bamsoet mengatakan lebih mudah melaksanakan misi untuk menginternalisasikan sosialisasi Empat Pilar, yaitu Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, kepada generasi muda.

“Mereka jarang membaca surat kabar, menonton berita tv. Mereka rata-rata akrab dengan smartphone, dan media sosial seperti Instagram, youtube, twitter, facebook. Karena itu melalui program ini saya ingin menularkan semangat kebangsaan dan membangkitkan rasa ke-Indonesiaan. Mereka harus bangga dengan Indonesia,” ujarnya. 

Bamsoet menambahkan cara seperti itu merupakan out of the box dan cara informal di luar penyampaian secara formal melalui webinar, seminar, atau focus group discussion. “Mereka perlu dibekali dengan pengetahuan yang paling mendasar yaitu Pancasila, pentingnya menjaga NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, dan memahami UUD NRI Tahun 1945. Mereka harus ditanamkan nilai-nilai ke-Indonesiaan, membangun karakter bangsa, budi pekerti. Inilah yang kita lakukan yaitu menyentuh pemikiran dan hati mereka untuk merawat kebangsaan,” katanya. 

Melalui pengundian digital oleh Irfa Hakim yang disiarkan langsung secara live streaming melalui akun Youtube Bamsoet Channel dan Instagram @bambang.soesatyo, pemenang giveaway “sepeda kuning Bamsoet” putaran ke-2 minggu ini jatuh kepada Ibu Andri dari Kayumanis Jakarta Timur dan Budi Fahreza dari Cimahi, Jawa Barat, follower @bambang.soesatyo dan subscriber Youtube Bamsoet Channel.

Sedangkan pemenang handphone jatuh kepada Budiyanto dari Palmerah Jakarta dan Fahri dari Bandung, Jawa Barat, follower @bambang.soesatyo dan subscriber Youtube Bamsoet Channel. (*/tim)


Continue Reading

BISNIS

Ketergantungan Impor Energi Jadi Tantangan Pemerintah

Avatar

Published

on

Menteri ESDM, Arifin Tasrif. (Foto : esdm.go.id)

Mediaemiten.com, Jakarta – Beban anggaran negara masih berat karena ketergantungan impor energi. Salah satunya impor gas minyak bumi cair atau Liquefied Petroleum Gas (LPG).

Hal tersebut diungkapkanMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, melalui keterangannya, Kamis (22/10/2020).

“Permintaan energi kita masih andalkan fosil, sebagian besar masih diikuti dan berasal dari impor, ketergantungan energi kita pada impor besar, misalnya LPG, salah satu kebutuhan utama untuk konsumsi di rumah-rumah,” kata Arifin.

Menurutnya, ketergantungan impor LPG ini  menjadi tantangan berat bagi pemerintah.

Oleh karena itu,  perlu ada substitusi ke sumber energi dalam negeri. Bila substitusi ini terjadi, maka tidak hanya kemandirian energi yang terdorong, namun juga berdampak pada seimbangnya neraca perdagangan Indonesia.

“Jadi, tantangan berat bagi pemerintah kalau tidak lakukan substitusi dari sumber energi dalam negeri. Kalau substitusi ini terjadi, neraca perdagangan bisa seimbang,” tambahnya.

Pemerintah saat ini sedang mendorong industri hilir tidak hanya bagi komoditas mineral, tapi juga batu bara. Tujuannya, agar batu bara yang mulanya didominasi untuk ekspor, akan lebih banyak dimanfaatkan di dalam negeri.

Batu bara bisa diolah menjadi beberapa produk seperti methanol yang dapat dijadikan campuran untuk biodiesel (Fatty Acid Methyl Esters/ FAME), lalu Dimethyl Ether (DME) yang bisa digunakan sebagai substitusi LPG. Dengan hilirisasi batu bara menjadi DME, artinya ketergantungan pada impor LPG bisa ditekan.

Sementara itu, Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Arviyan Arifin mengatakan sejak zaman Belanda pemanfaatan batu bara oleh PTBA hanya digunakan untuk kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). 

Namun  paradigma pemanfaatan batu bara telah berubah. Menurutnya, masa depan batu bara adalah melalui hilirisasi. (inf)


Continue Reading

BISNIS

Kemenhub Pembatasan Angkutan Barang di Tol Japek Libur Maulid Nabi

Avatar

Published

on

Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi. (Foto: Instagram @setiadibudi.85)

Mediaemiten.com, Jakarta – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubdat Kemenhub) mengeluarkan Surat Edaran yang mengatur tentang Pembatasan Operasional Angkutan Barang Pada Masa Arus Mudik dan Balik Libur Nasional dan Cuti Bersama Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah guna mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas.

Adapun pembatasan operasional ini akan berlaku untuk arus mudik pada 27-28 Oktober 2020 dan arus balik pada 31 Oktober- 2 November 2020.

“Angkutan barang yang dikenakan pembatasan operasional adalah mobil barang dengan sumbu 3 (tiga) atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, dan kereta gandengan; serta mobil barang yang digunakan untuk mengangkut bahan galian meliputi tanah, pasir, dan/atau batu, bahan tambang, dan bahan bangunan,” jelas Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi pada Kamis (22/10/2020).

Menurut Dirjen Budi, pembatasan operasional angkutan barang ini demi mengutamakan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan, serta mengoptimalkan penggunaan dan pergerakan lalu lintas pada masa libur mudik dan balik Libur Nasional dan Cuti Bersama Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah yang diperkirakan akan terjadi pekan depan.

“Maka dari itu Ditjen Hubdat akan melakukan pembatasan operasional angkutan barang pada Tol Jakarta-Cikampek (Japek),” ujar Dirjen Budi.

Adapun pembatasan operasional angkutan barang berupa pengalihan arus lalu lintas dari Jalan Tol menuju Jalan Arteri dilakukan dengan ketentuan:

1) arus mudik:

a. 27 Oktober 2020 pukul 12.00 WIB sampai dengan 28 Oktober 2020 pukul 14.00 WIB;

b. Mobil barang dari arah barat ke timur akan mulai dilakukan pemeriksaan mobil barang untuk dikeluarkan di Gerbang Tol Cikarang Barat dan masuk kembali di Gerbang Tol Palimanan.

2) arus balik:

a. 31 Oktober 2020 pukul 20.00 WIB sampai dengan 2 November 2020 pukul 08.00 WIB;

b. Mobil barang dari arah timur ke barat akan mulai dilakukan pemeriksaan mobil barang untuk dikeluarkan di Gerbang Tol Palimanan IV dan masuk kembali di Gerbang Tol Cikarang Barat.

Meski demikian, Dirjen Budi menyatakan pembatasan operasional angkutan barang ini tidak berlaku bagi beberapa jenis kendaraan angkutan barang dengan muatan tertentu.

“Pembatasan ini tidak berlaku bagi mobil barang pengangkut bahan bakar minyak atau bahan bakar gas, barang ekspor dan impor dari dan ke pelabuhan ekspor atau impor, air minum dalam kemasan, ternak, pupuk, hantaran pos dan uang, serta barang-barang pokok seperti beras, tepung terigu, dan sebagainya,” ungkap Dirjen Budi.

Pekerjaan konstruksi di sekitar main road Jalan Tol juga akan dihentikan sementara selama masa arus mudik dan arus balik libur Nasional dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah mulai 28 Oktober 2020 sampai dengan 1 November 2020 mendatang.

“Pemberlakuan pembatasan operasional angkutan barang ini nantinya akan memperhatikan juga kondisi di lapangan saat hari-H dan sesuai dengan diskresi dari Polri. Sehingga memungkinkan untuk dilakukan perubahan sewaktu-waktu berdasarkan evaluasi dan dinamika di lapangan. Selain itu selama arus mudik dan balik saya mengimbau masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan dengan 3 M yaitu menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker,” pungkas Dirjen Budi. (inf)


Continue Reading

Trending