Connect with us

SELEBRITI

Akhirnya Reza Artamevia Resmi Ajukan Permohonan Rehabilitasi

Avatar

Published

on

Penyanyi Reza Artamevia. (Foto : Instagram @rezaartameviaofficial)

Mediaemiten.com, Jakarta – Penyanyi Reza Artamevia (RA), yang tersandung kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu, secara resmi mengajukan permohonan rehabilitasi. 

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus. Menurutnya, pihaknya telah menerima surat permohonan rehabilitasi dari pengacara Reza. 

“Saudari RA melalui pengacaranya sudah mengajukan rehabilitasi. Surat dari kuasa hukum sudah kita terima. Sementara masih didalami tim penyidik,” ujar Yusri kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (9/9/2020). 

Yusri menambahkan, sebelum permohonan rehabilitasi Reza diserahkan ke BNNP, pihaknya akan terlebih dahulu menggelar perkara kasus tersebut. Rencananya gelar perkara itu dilakukan Rabu (09/09/2020) hari ini. 

“Karena mekanismenya seperti itu. Mekanismenya surat rehabilitasi diterima penyidik, kemudian akan digelar perkara dulu, baru ke BNNP untuk minta rekomendasi. Nanti kalau perlu direhab ya direhab, kalau tidak ya tidak,” tuturnya. 

Lebih lanjut, Yusri menyebut, keputusan Reza akan direhab atau tidak tergantung keputusan dari BNNP. Namun, Yusri menambahkan, jika nantinya Reza diputuskan direhab, proses kasus yang menjeratnya itu tetap berlanjut.

Sebagaimana diketahui, polisi menangkap penyanyi Reza Artamevia tekait kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Reza ditangkap di sebuah restoran di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur pada Jumat (4/9/2020) sekitar pukul 16.00 WIB. 

Dalam penangkapan itu, polisi menemukan narkoba jenis sabu seberat 0.78 gram yang disembunyikan di dalam tas. Selain itu polisi juga mengamankan alat hisap sabu di kediamannya di kawasan Cirendeu Tanggerang. 

Penangkapan Reza ini bukan kali pertamanya. Reza pernah ditangkap dengan kasus yang sama di sebuah hotel di Mataram, Nusa Tenggara Barat ( NTB), tahun 2016.

Namun pada saat itu, Reza tidak dilakukan penahanan.  Berdasarkan keputusan BNNP NTB, Reza harus menjalani rehabilitasi rawat jalan selama delapan kali di Kantor BNNP NTB.

Akibat perbuatannya kali ini, Reza dijerat dengan Pasal 112 Ayat 1 subsider Pasal 127 Ayat 1 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan acaman paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun penjara. (rad)


SELEBRITI

Cari Penyanyi Campursari, RCTI Audisi “The Next Didi Kempot”

Avatar

Published

on

Penyanyi dan pencipta lagu campur sari, Didi Kempot. (Foto : Instagram @didikempot_official)

Mediaemiten.com, Jakarta – Musik campursari kini semakin populer di kalangan anak muda. Salah satunya berkat lagu-lagu sang legenda musik campursari yakni Didi Kempot.

Meski penyanyi asal Surakarta, Jawa Tengah itu sudah tiada, namun lagu-lagu The Godfther Of The Broken Heart itu akan terus terukir di hati para “sad boys” dan “sad girls”, dua istilah yang digunakan untuk menyebut para penggemar Didi Kempot.

Untuk mengobati kangen para penggemar kepada Didi Kempot sekaligus melestarikan campursari, stasiun televisi GTV menggelar audisi pencarian bakat menyanyi campursari bertajuk “The Next Didi Kempot”.

“GTV memiliki tanggung jawab dan peranan terhadap pelestarian budaya lokal. The Next Didi Kempot akan melahirkan talenta bernyanyi campursari yang berkualitas yang secara langsung melestarikan jenis musiknya,” kata Valencia Tanoesoedibjo selaku Managing Director GTV dalam siaran resmi, Kamis.

Audisi The Next Didi Kempot dibuka mulai 13 Oktober hingga 9 November 2020 lewat audisi daring via aplikasi RCTI+. Audisi luring juga bisa dilakukan melalui audisi radio.

Calon peserta audisi yang berada di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Dan Jawa Timur pilihan audisi radio bisa membawa rekaman video bernyanyi dalam bentuk CD ke radio-radio berikut : Radio Mersi Tangerang, Radio Flamboyan Karawang, Radio Elshanda Indramayu, Radio Yes Cilacap, Radio Rasika FM Pekalongan, Radio Elisa Salatiga, Radio Swara Semarang, Radio CJDW Boyolali, Radio Pesona Bara Yogyakarta.

Untuk wilayah Jawa Timur bisa menyerahkan rekaman ke Radio Bahana Ngawi, Radio Rasi FM Magetan, Radio Tidar Sakti Malang, Radio R FM Mojokerto, Radio Warna Pasuruan, Radio Prosa Probolinggo, Radio Vis Banyuwangi.

Selain itu ada juga radio RDI Jakarta, Radio Bonansa Kediri, Radio Salma Klaten, Radio Ronggohadi Lamongan, Radio Dahlia Bandung, Radio Kota FM Surabaya. (ant)


Continue Reading

SELEBRITI

Isyana Sarasvati Dirikan Label Musik Sendiri, Namanya Redrose

Avatar

Published

on

Penyanyi Isyana Sarasvati. (Foto: Instagram @isyanasarasvati)

Mediaemiten.com, Jakart – Isyana Sarasvati mendirikan label musik sendiri yang bernama REDROSE. 

“Izinkan saya memperkenalkan label rekaman musik saya sendiri, REDROSE, dengan visi mendukung seniman untuk mengeksplorasi kreativitas mereka dan memproduksi musik yang benar-benar mewakili mereka,” demikian pengumuman Isyana di akun Instagram, Rabu (21/10/2020). 

Dalam pengumuman tersebut, penyanyi berusia 27 tahun itu juga mengungkap bahwa mendirikan label musik ini merupakan salah satu impiannya.

“Saya selalu memimpikan membangun tempat yang akan menjadi rumah bagi segala macam kreasi musik, sebuah tempat yang akan menemani musisi di sepanjang perjalanan mereka,” ungkapnya.

Isyana Sarasvati terjun ke industri musik Indonesia dengan merilis lagu debut bertajuk Keep Being You pada 2014, di bawah naungan label Sony Music Entertainment Indonesia.

Bersama Sony Music, ia merilis tiga album yakni Explore! (2015), Paradox (2017), dan LEXICON (2019). Sementara itu, pada Mei lalu Isyana Sarasvati menyelenggarakan konser virtual bertajuk LEXICON+ Virtual Home Concert. LEXICON+ Virtual Home Concert menghadirkan lima kolaborator, yaitu Iwan Fals, Gerald Situmorang, Rara Sekar, Rayhan Maditra, dan Gamaliel. (rad)


Continue Reading

SELEBRITI

Artis RR yang Tertangkap Narkoba, Ternyata Masih di Bawah Umur

Avatar

Published

on

Pemain Sinetron, Renald Ramadhan. (Foto : Instagram @renaldrmdhnreal)

Mediaemiten.com, Jakarta – Lagi, seorang artis tertangkap kasus narkoba. Dia adalah artis berinisial RR yang ditangkap Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada Kamis (15/10/2020) lalu.

Dalam konferensi pers yang digelar di gedung Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada Senin (19/10/2020), RR tidak dihadirkan dengan alasan masih di bawah umur.

“Tidak saya hadirkan karena baru 17 tahun lebih, masih di bawah umur. Nanti sistem peradilan juga sidang di bawah umur,” kata Kombes Yusri kepada wartawan, Senin (19/10/2020).

Kombes Yusri juga menyebut tersangka RR ditangkap di salah satu hotel di kawasan Depok.

“Yang bersangkutan (RR) kita amankan pada 15 Oktober 2020, pukul 18.30 WIB di Love Hotel, Sawangan, Depok,” pungkas Yusri. (pol)


Continue Reading

Trending