Connect with us

BISNIS

KKP Siapkan Warga Desa Jadi Pengelola Wisata Bahari Handal

Published

on

Program pengembangan Desa Wisata Bahari merupakan kebijakan KKP dalam mengembangkan wisata bahari. (Foto : bisniswisata.co.id)

Mediaemiten.com, Jakarta – Wisata bahari bukan saja menjadi usaha untuk meningkatkan ekonomi, namun juga sekaligus menjadi upaya pelestarian alam dan menjaga keberlanjutan ekosistem.

Selaras dengan pengembangan program Desa Wisata Bahari (Dewi Bahari), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) melaksanakan program peningkatan kapasitas warga desa untuk menjadi pengelola kawasan yang handal.

Sebanyak 35 warga desa yang berasal dari beberapa kabupaten di Provinsi NTB yaitu di Lombok, Bima dan Sumbawa disiapkan untuk menjadi pengelola wisata bahari yang kompeten melalui kegiatan bimbingan teknis pengelolaan wisata bahari Minggu lalu.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL) Aryo Hanggono menegaskan hal ini perlu dilakukan mengingat pengelolaan wisata bahari yang baik dapat memberikan nilai tambah ekonomi dari adanya jasa-jasa lingkungan ekosistem atau budaya pesisir yang ada, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Program pengembangan Desa Wisata Bahari merupakan kebijakan KKP dalam mengembangkan wisata bahari berbasis keberlanjutan ekosistem dan masyarakat lokal, dengan memberikan peluang bagi desa untuk mengembangan desa dengan potensi wisata yang dimilikinya,” ujar Aryo di Jakarta, Kamis (27/8/2020).

Sementara itu, Direktur Jasa Kelautan, Mitahul Huda menyampaikan bahwa melalui kegiatan bimbingan teknis pengelola Dewi Bahari KKP lebih menitik-beratkan pada pengelolaan kawasan wisata, penguatan kelembagaan dan digital promotion untuk ekoeduwisata bahari. Wisata bahari bukan saja sebagai usaha untuk meningkatkan ekonomi, namun juga sekaligus sebagai pelestarian alam guna menjaga keberlanjutan ekosistem.

”Kegiatan ini akan menjadi bekal bagi pengelola wisata bahari ke arah yang lebih baik dengan tetap menitik- beratkan pada keberlanjutan ekosistem,” tutur Huda.

Huda menekankan kepada para pengelola wisata bahari untuk dapat melihat langsung kondisi ekosistem yang mengalami degradasi dari tahun ke tahun agar menjadikan semangat para pengelola wisata untuk semakin peduli, mensosialisasikan pada wisatawan agar menjadi wisatawan yang bertanggung jawab.

“Pemberian materi bukan saja dilaksanakan dalam kelas, tetapi peserta diajak melihat langsung kondisi ekosistem kelautan di perairan Lombok Timur yang dilakukan guna pendataan ekosistem terumbu karang” ujar Huda.

“Dengan ekosistem yang terus berkelanjutan dan lestari, secara otomatis akan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, melalui pengembangan potensi lokal dari masing-masing desa wisata bahari yang dimiliki,” pungkasnya.

Hadir dalam bimbingan teknis ini adalah Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB yang menyampaikan apresiasi dan dukungannya demi sinergi program dalam pengembangan desa wisata bahari. Kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 22-24 Agustus 2020 ini merupakan kerja sama antara WCS, Santiri Foundation dan Komunitas Penyelam (KAPELA) NTB. (inf)


BISNIS

Menko Bidang Perekonomian Pantau Harga Minyak Goreng di Pasar Wonokromo, Surabaya

Published

on

MEDIA EMITEN – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memantau harga minyak goreng di Pasar Wonokromo, Surabaya.

Dengan mendatangi sejumlah pedagang dan menanyakan langsung kepada pembeli terkait fluktuasi harga di pasar itu.

“Dalam tinjauan pasar hari ini, kami mengecek harga operasi pasar, khususnya minyak goreng.”

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di dalam artikel Menko Bidang Perekonomian Pantau Harga Minyak Goreng di Pasar Wonokromo, Surabaya


Continue Reading

BISNIS

Pertamina Catat Peningkatan Konsumsi BBM, LPG, dan Avtur Pada Natal 2021

Published

on

Ilustrasi SPBU. Pertamina mencatat peningkatan konsumsi BBM, LPG, dan Avtur pada Natal 2021. /Dok. Pertamina.com

MEDIA EMITEN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mencatat adanya peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan Avtur pada hari raya Natal 2021 yang lalu.

Tepatnya pada periode 23-26 Desember 2021, khususnya di wilayah operasi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Hal itu diutarakan oleh Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho, dikutip Hallo.id dari laman resmi Pertamina.

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di dalam artikel Pertamina Catat Peningkatan Konsumsi BBM, LPG, dan Avtur Pada Natal 2021


Continue Reading

BISNIS

Langkah Stabilisasi Harga, Pemerintah Gelar Operasi Pasar di Akhir Tahun 2021

Published

on

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. /Instagram.com/@airlanggahartarto_official

MEDIA EMITEN – Pemerintah terus berupaya mendorong langkah stabilisasi harga guna menurunkan harga beberapa bahan pangan yang mengalami tren kenaikan dalam menjelang akhir tahun.

Pada tanggal 28 Desember 2021, secara nasional harga bahan pangan mengalami kenaikan, tercatat harga minyak goreng kemasan rata-rata sebesar Rp20.350,- per kg.

Telur ayam ras Rp29.500,- per kg, dan cabai rawit merah Rp.96.400,- per kg.

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di dalam artikel Langkah Stabilisasi Harga, Pemerintah Gelar Operasi Pasar di Akhir Tahun 2021


Continue Reading

Trending