Connect with us

TANGERANG

Tangsel dan Jakpus Jadi Wilayah Terbanyak Pelanggar Operasi Patuh

Avatar

Published

on

Pelaksanaan Operasi PatuhJ aya 2020 gabungan personil PM. (Foto : Instagram @tmcpoldametro)

Mediaemiten.com, Jakarta – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat Jakarta Pusat dan Tangerang Selatan menjadi penyumbang terbanyak angka pelanggar lalu lintas pada hari keempat penerapan operasi patuh jaya 2020.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya (AKBP. Fahri Siregar) menjelaskan jumlah pengendara yang terjaring petugas pada hari keempat operasi patuh jaya sebanyak 4.566 pelanggar.

“Wilayah yang paling banyak terjadi pelanggaran lalu lintas di Jakrta Pusat dan Tangerang Selatan,” kata AKBP. Fahri Siregar.

Ia mengatakan, tak semua pelanggar diberi sanksi berupa tilang. Menurutnya, dari total 4.566 pelanggar, setidaknya ada 2.941 pelanggar yang hanya diberikan sanksi berupa terguran.

“Hasil Anev Operasi Patuh Jaya 2020 hari keempat. Jumlah penindakan tilang sejumlah 1.625 pelanggar dan teguran sejumlah 2.941 teguran,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan pelanggaran didominasi oleh pengemudi sepeda motor. Semenetara jenis pelanggaran tertinggi adalah pelanggaran melawan arus.

“Jumlah pengendara yang ditindak karena melawan arus ada 449 pelanggaran,” pungkasnya. (pol)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

TANGERANG

BNN Berhasil Bongkar Truk Berisi Sabu dalam Karung di Tangerang

Avatar

Published

on

Deputi Pemberantasan BNN, Arman Depari. (Foto : Instagram @infobnn_ri)

Mediaemiten.com, Jakarta – Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap sebuah truk yang mengangkut narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam karung berisi jagung di Jalan Prabu Siliwangi, Tangerang, Banten.

“Kita telah temukan banyak sekali narkoba jenis Sabu. Ratusan kilogram yang dibawa dengan truk disimpan di dalam karung berisi jagung,” kata Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari dalam keteranganya, Selasa (28/7/2020).

Menurut dia, barang haram tersebut disimpan di sebuah ruko yang seolah-olah difungsikan sebagai gudang beras di daerah Tangerang. Narkotika tersebut terlebih dahulu disimpan sebelum didistribusikan kepada para pemesan.

Petugas pun mengamankan enam orang tersangka. Adapun ratusan kilogram sabu-sabu itu dibawa dari Sumatera dengan truk tertutup berukuran besar.

Menurut Arman, petugas pun masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk peran masing- masing tersangka. (inf)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

TANGERANG

Polisi Ringkus Suami Aniaya Istri Hingga Tewas di Tangerang Selatan

Avatar

Published

on

Polres Tangerang Selatan menangkap tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga. (Foto : pixabay.com)

Mediaemiten.com, Jakarta – unit reskrim Polsek Pamulang, Polres Tangerang Selatan menangkap A (40) warga RT005/RW004, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan pada Minggu (26/07/2020). Ia diduga menganiaya istrinya hingga tewas.

Ia disangkakan pasal tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga sesuai pasal 44 Jo pasal 351 KUHPidana, dengan ancaman penjara maksimal 5 tahun. Kanit Reskrim Polsek Pamulang (Iptu Totok) menerangkan, pengungkapan kasus kekerasan rumah tangga yang dilakukan suami terhadap istrinya itu bermula dari laporan tetangga.

”Dari laporan tetangga korban, mengetahui bahwa istri yang menjadi korban KDRT dari pelaku ini tewas,” jelas Kanit Reskrim Polsek Pamulang.

Korban Thayyibah (28), yang tak lain istri pelaku. Keduanya berasal dari Jawa Timur. Dari hasil pemeriksaan visum et repertum yang diperoleh dari rumah sakit, korban mengalami banyak luka memar. Mulai dari wajah, lengan, kaki dan badan. Sampai akhirnya korban meninggal dunia.

“Pelaku dan barang bukti sudah kami amankan. Sementara korban berada di RS untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Barang bukti sementara berdasarkan hasil visum terhadap korban,” tutupnya. (pol)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

TANGERANG

Upaya Pemkot Tangsel Menekan Penyebaran Covid-19 Diapresiasi

Avatar

Published

on

Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay. (Foto: dpr.go.id)

Mediaemiten.com, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay menilai, yang dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran akan bahaya Covid-19 sudah benar. Dimana seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) aktif terlibat mengajak masyarakat untuk bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Saya lihat tadi, data-data yang ditampilkan, semua SKPD dilibatkan. Mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan dinas lainnya. Menurut saya, ini hal positif yang perlu ditingkatkan di masa mendatang,” ucap Saleh saat ditemui disela-sela pertemuan dengan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Dyani beserta jajaran, juga dihadiri mitra kerja Komisi IX DPR RI di Kantor Wali Kota Tangsel, Jumat (17/7/2020).

Dari pemaparan yang diungkapkan Wali Kota Tangsel, istilah-istilah dalam penanganan Covid-19 yang dikeluarkan pemerintah pusat cukup membingungkan ketika akan diterapkan di daerah. Saleh berpandangan bahwa itu menunjukkan koordinasi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah masih belum terjalin dengan baik.

“Terbukti dengan istilah-istilah PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) tadi, seperti PSBB yang dinormalkan, new normal, atau adaptasi dan lain sebagainya, dia (airin) dalam menangani penyebaran Covid-19, tidak memakai (istilah) di sini. Wali Kota Tangsel ini menyebut bahwa di dalam undang-undang, tidak ada istilah-istilah seperti itu,” terangnya.

Selanjutnya, politisi Fraksi PAN ini turut mengkritisi ketersediaan alat pelindung diri (APD) awal masa penanganan Covid-19. Dimana, kekurangan APD, masker, hand sanitizer dan lainnya juga dirasakan oleh tenaga kesehatan di Tangsel. Padahal, Tangsel jaraknya sangat dekat dengan Ibu Kota Jakarta. “Jadi ini menurut saya satu hal yang perlu dicermati, kedepan ini tidak boleh terjadi lagi,” tegasnya.

Di sisi lain, Saleh juga berkomentar terkait temuan dan keluhan yang disampaikan Wali Kota Tangsel, dimana data-data BPJS Kesehatan banyak yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Masih banyak peserta BPJS Kesehatan berstatus Penerima Bantuan Iuran (PBI) justru adalah orang-orang yang mampu, sedangkan masih ada masyarakat yang tidak mampu seharusnya dapat PBI, namun kenyataannya tidak dapat.

“Sebetulnya ini keluhan klasik dan sudah sering terjadi. Bahkan yang menyedihkan itu terjadi di Kota Tangsel. Dimana, Tangsel semestinya dijadikan cermin untuk memperbaiki pelayanan kesehatan di sini,” pungkasnya. (dpr)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending

WhatsApp chat