Connect with us

SUMATERA

Pemerintah Tingkatkan Kemantapan Jalan Lintas Timur Sumatera Selatan

Avatar

Published

on

Fokus pelaksanaan proyek jalan dan jembatan dengan pembiayaan SBSN meliputi peningkatan kemantapan jalan lintas utama . (Foto : Suara.com)

Mediaemiten.com, Jakarta – Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara menjadi inovasi pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur.

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggunakan pembiayaan SBSN untuk proyek infrastruktur yang memberikan dampak besar terhadap peningkatan ekonomi melalui peningkatan konektivitas antar wilayah, terutama yang digunakan sebagai jalur logistik, pariwisata, dan jalan akses ke pelabuhan dan bandara.

Salah satunya adalah Jalan Lintas Timur Sumatra Selatan dari Palembang – Betung hingga Batas Jambi.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan kemampuan pendanaan pemerintah sangat terbatas melalui APBN untuk membiayai pembangunan infrastruktur secara utuh, oleh karena itu diperlukan berbagai inovasi pembiayaan.

“Kementerian PUPR memanfaatkan secara optimal potensi alternatif pembiayaan seperti SBSN untuk mengurangi kesenjangan antara kebutuhan dengan kemampuan pembiayaan APBN dalam pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur,” jelas Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Fokus pelaksanaan proyek jalan dan jembatan dengan pembiayaan SBSN meliputi peningkatan kemantapan jalan lintas utama dalam rangka penguatan daya saing bangsa dan mendukung Sistem Logistik Nasional (SISLOGNAS).

SBSN diprioritaskan pada ruas yang sudah berfungsi dan bisa memacu percepatan konektivitas jalan yang sudah ada sekaligus juga mempercepat atau mengurangi waktu tempuh pada jalan lintas utama, salah satunya di ruas Jalan Bts Provinsi Jambi-Peninggalan 90,15 kilometer (km) dengan total anggaran Rp193 miliar. S

ini progres fisik preservasi jalan tersebut sudah sebesar 85,47%. Diharapkan dengan selesainya preservasi, akan meningkatkan waktu tempuh pada ruas tersebut dari 3,5 jam menjadi 2 jam perjalanan.

Selain ruas jalan tersebut, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi Sumatra Selatan dengan dana SBSN 2019-2020 juga tengah melakukan preservasi ruas Jalan Peninggalan-Sei Lilin-Betung 77,74 km dengan progres fisik sebesar 81,35%.

Total nilai kontrak preservasi jalan tersebut Rp209,6 miliar yang diharapkan dengan selesainya preservasi, akan mempercepat waktu tempuh pada ruas tersebut dari 4 jam menjadi 3,5 jam perjalanan.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Palembang Saiful Anwar menegaskan bahwa ruas jalan selanjutnya yang tengah ditingkatkan kualitas layanannya adalah Jalan Betung-Bts. Kota Palembang 56,16 km dengan pendanaan sebesar Rp124 miliar.

Saat ini progres fisiknya sudah mencapai 67,31% dan diharapkan akan mempercepat waktu tempuh rata-rata pada ruas tersebut dari 5 jam menjadi 2 jam perjalanan.

“Preservasi juga dilakukan hingga ruas Jalan Bts. Kota Palembang – Sp. Indralaya – Sp. Meranjat – Bts. Kota Kayu Agung 49,55 km dengan nilai kontrak Rp118 miliar. Diharapkan dengan peningkatan kualitas layanan, akan mempercepat waktu tempuh pada ruas tersebut dari 2,5 jam menjadi 1,5 jam perjalanan. Saat ini progres fisik pekerjaannya sudah mencapai 79,8%” tambah Saiful.

Ruas terakhir yang juga tengah dilakukan peningkatan kualitas layanan adalah Celikah – Kayu Agung – Bts. Kota Kayu Agung – Sp. Penyandingan – Bts. Lampung 109,6 km dengan nilai kontrak Rp199,9 miliar. D

dengan peningkatan kualitas layanan, akan mempercepat waktu tempuh pada ruas tersebut dari 3,5 jam menjadi 2,5 jam perjalanan yang saat ini progres fisik pekerjaannya sudah mencapai 73,2%.

Keunggulan SBSN sebagai sumber pendanaan dari dalam negeri berdampak pada kemandirian pembangunan infrastruktur dimana kontraktor dan konsultan yang terlibat sepenuhnya merupakan orang Indonesia.

Hal ini berbeda dengan pinjaman bilateral maupun multilateral yang umumnya mensyaratkan keterlibatan kontraktor dan konsultan dari negara donor. (kab)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

SUMATERA

Polda Sumut Ciduk Tukang Parkir yang Sempat Viral di Medsos

Avatar

Published

on

Polda Sumatera Utara meringkus seorang juru parkir. (Foto : Leodepari)

Mediaemiten.com, Medan – Unit 4 Subdit III/Jahtanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumatera Utara telah berhasil meringkus seorang juru parkir (jukir) yang telah memeras wanita pengendara sepeda motor di Jalan Brigjen Katamso Medan yang sempat viral di media social pada Minggu (16/8/2020) sekira pukul 16.00 WIB lalu.

“Kita bersama tim Resmob telah berhasil menangkap seorang jukir karena melakukan pemerasan dan perasaan tidak menyenangkan terhadap seorang wanita yang sempat viral,” jelas Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Irwan Anwar melalui Kasubdit III/Jahtanras, Kompol Taryono Raharja saat didampingi Kanit III Jantanras AKP Poltak , Selasa (18/8/2020).

Kata Kasubdit III, bahwa tersangka Erwinsah Hasibuan (38), warga Jalan Brigjen Katamso Gang Lori, Kecamatan Medan Maimun dijerat pasal 368 dan 335 ayat 1 KUHPidana. Dia ditangkap atas dasar SPT Nomor Sprin-Gas / 1359/ VIII/ 2020 / Ditreskrimum tanggal 01 Agustus 2020 dan video viral pada Minggu, 16 Agustus 2020 sekira pukul 16.00 WIB.
Ketika itu, korban Evy Siska Damanik (40), warga Jalan Bendungan II Gang Famili 1, Bangun Mulia, Medan Amplas dimintai uang secara paksa oleh tersangka di Warung Es Campur Nana Kampung Baru Jalan Brigjen Katamso Kecamatan Medan Kota.

Permintaan diduga disertai dengan kekerasan itu membuat ibu rumah tangga tersebut tidak terima. Dalam video berdurasi 1,2 menit itu, terlihat terdakwa menendang sepeda motor yang dinaiki wanita sambil mengucapkan kata-kata kasar. Sedangkan wanita tersebut mengatakan, akan memviralkan perbuatan tersangka.

Video itu kemudian viral di media sosial sehingga polisi melakukan penyelidikan.

Berbekal keterangan korban dan video tersebut akhirnya tersangka berhasil ditangkap di Jalan Brigjen Katamso pada Senin (17/8) sekira pukul 16.30 WIB.

“Korban mengaku telah dimintai uang parkir secara paksa oleh seorang laki laki sebesar Rp.4.000. Personel mempelajari ciri-ciri pelaku dan akhirnya berhasil diamankan,” terang Taryono.

Kepada penyidik, tersangka mengaku meminta uang kepada pengemudi sepeda motor dan mobil sejak Januari 2020 hingga sekarang.

“Adapun besar uang yang diminta tersangka sebesar Rp.2.000 untuk kendaraan roda 2 dan Rp 3.000 untuk roda 4,” pungkas mantan Waka Polres Tanjung Balai tersebut.

Dari tersangka disita barang bukti uang kutipan parkir sebesar Rp35.000, 1 baju putih, rekaman video, 1 lembar kartu tanda pengenal jukir atas nama Erwinsah Hasibuan.

Tersangka pemerasan wanita viral diamankan di Mapoldasu,’ Ungkap Kompol Taryono ,SIK. (leo)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SUMATERA

Tiga Kapal Ikan Asing Kembali Diringkus KKP di Laut Natuna Utara

Avatar

Published

on

Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo. (Foto : Instagram @edhy.prabowo)

Mediaemiten.com, Jakarta – Kapal Pengawas Perikanan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP-KKP) kembali melakukan penangkapan terhadap kapal ikan asing ilegal di Laut Natuna Utara.

Hal tersebut disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo dalam konferensi pers yang dilaksanakan di Pangkalan PSDKP Benoa-Bali Rabu (12/8/2020). Di depan awak media Edhy membeberkan operasi pengawasan yang dilakukan oleh Kapal Pengawas Perikanan Orca 03, KP. Hiu 11 dan KP. Hiu Macan Tutul 02.

“Tiga kapal jenis purse seine ditangkap oleh Kapal Pengawas KKP dan sebanyak 26 awak kapal berkewarganegaraan Vietnam juga diamankan”, ujar Edhy.

Menteri Edhy menyampaikan bahwa ilegal fishing yang dilakukan kapal-kapal menggunakan alat tangkap purse sein tersebut tergolong modus operandi baru, karena umumnya kapal yang ditangkap di Laut Natuna Utara adalah jenis pair trawl atau trawl yang dioperasikan oleh dua kapal.

Hal tersebut menunjukkan potensi illegal fishing di laut natuna masih tinggi dan harus terus diwaspadai. Edhy juga tidak lupa memberikan apresiasi kepada Awak Kapal Pengawas yang dengan sangat sigap berhasil melumpuhkan kapal-kapal ilegal tersebut.

“Ini armada purse seine yang cukup lengkap, ada kapal lampu (KH 95758 TS), kapal penangkap (KH 98168 TS) dan kapal penampung (KH 91558 TS)”, jelas Edhy.

Menteri Edhy menegaskan bahwa penangkapan kapal-kapal ilegal tersebut menunjukkan bahwa KKP sangat serius dalam pemberantasan illegal fishing di perairan Indonesia. Selama periode kepemimpinannya di KKP, sebanyak 69 unit kapal telah ditangkap yang terdiri dari 52 kapal ikan asing dan 17 kapal berbendera Indonesia.

“Untuk kapal ikan asing yang sudah ditangkap terdiri dari 25 kapal berbendera Vietnam, 14 kapal berbendera Filipina, 12 kapal berbendera Malaysia dan 1 kapal berbendera Taiwan”, beber Edhy. (inf)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SUMATERA

Pemda Diminta Proaktif Bantu Warga Terdampak Erupsi Gunung Sinabung

Avatar

Published

on

Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, M. Azis Syamsuddin. (Foto : Instagram @azissyamsyuddin.korpolkam)

Mediaemiten.com, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) M. Azis Syamsuddin meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan para pihak terkait lainnya dapat segera bertindak cepat dan proaktif membantu masyarakat terkena dampak erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

“Saya meminta Gubernur, Bupati, aparat keamanan, BNPB dan pemangku kepentingan lainnya dapat segera membantu dan memberhentikan aktifitas warga dengan radius tertentu demi keselamatan jiwa mereka, terlebih saat pendemi Covid-19,” kata Azis dalam keterangan pers yang diterima Parlementaria, Senin (10/8/2020).

Azis mengimbau agar pihak berwenang, khususnya BNPB, dapat membagi konsentrasinya di saat pandemi Covid-19 untuk segera membantu warga di sekitar Gunung Sinabung. Menurut dia, BNPB saat ini sedang menjadi garda terdepan dalam penanggulangan Covid-19, namun lembaga tersebut harus lebih mengutamakan Tugas, Pokok, dan Fungsi (Tupoksi) sebagai badan penanggulangan bencana.

“Karena itu, jangan sampai BNPB lupa akan tupoksinya sendiri meskipun saat ini sedang menjadi garda terdepan penanggulangan COVID-19,” ujar politisi Partai Golkar tersebut. Selain itu, ia meminta agar masyarakat sekitar Gunung Sinabung dapat mematuhi anjuran dari aparat keamanan jika memang perlu diungsikan agar terhindar dari abu vulkanik jika status siaga Gunung Sinabung meningkat.

“Masyarakat diimbau taat dan patuh untuk difungsikan jika memang status siaga dinaikkan, jangan sampai ada warga yang bertahan di rumahnya karena harus menjaga ternak ataupun lahan,” kata Azis. Sebelumnya, Gunung Sinabung di Sumatera Utara meletus pada Senin, pukul 10.16 WIB dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 5.000 meter di atas puncak atau 7.460 meter di atas permukaan laut. (dpr)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending