Connect with us

PASAR MODAL

SRO Galang Kepedulian di Masa Pandemi Melalui Pasar Modal Peduli

Avatar

Published

on

SRO Galang Kepedulian di Masa Pandemi Melalui Pasar Modal Peduli Indonesia. (Foto : idx.co.id)

Mediaemiten.com, Jakarta – Sebagai bentuk dukungan dalam penanggulangan Pandemi Coronavirus Disease (COVID-19) di Indonesia, Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan kepeduliannya dengan menggalang dana bantuan dari masyarakat Pasar Modal Indonesia melalui rekening Pasar Modal Peduli Indonesia (PMPI) di Bank Mandiri 104-000-4028-754. Inisiatif tersebut disambut baik oleh para pelaku pasar modal yang mencakup Anggota Bursa, Perusahaan Tercatat, Anak Usaha SRO, Lembaga Manajemen Investasi, Asosiasi di Lingkungan Pasar Modal, Bank Kustodian serta Karyawan SRO yang turut berpartisipasi dalam memberikan donasi.

Sejak inisiatif ini diinformasikan kepada masyarakat Pasar Modal pada akhir Maret 2020 sampai dengan akhir Mei 2020, telah terhimpun dana bantuan sebesar Rp2.887.194.511 (dua milyar delapan ratus delapan puluh tujuh juta seratus sembilan puluh empat ribu lima ratus sebelas rupiah).

Selain dana bantuan, PMPI juga menerima donasi berupa barang yang terdiri dari dana yang telah terhimpun juga dipergunakan untuk pengadaan 100 unit Ventilator Portable Indonesia (Vent-I) senilai Rp1.250.000.000 (satu milyar dua ratus lima puluh juta rupiah) yang akan didonasikan kepada Rumah Sakit Rujukan COVID-19 yang membutuhkan. Vent-I merupakan ventilator portable jenis non-invasive yang merupakan hasil kerja sama antara Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan
Universitas Padjajaran dan Yayasan Pembina Masjid Salman ITB.

No. Jenis Bantuan Jumlah Barang
Alat Pelindung Diri (APD)
1 Hand Sanitizer 16 liter
2 Face Shield 200 buah
3 Safety Boots 100 pasang
4 Hazmat Suit 850 buah
5 Masker Reusable Non Medis 20.000 buah
6 Masker KN95 Non Medis + Replaceble Filters 480 buah
Lainnya
7 Hospital Beds 50 unit
8 Minyak Goreng @ 1 liter 27.780 pouch

Guna memberikan dampak yang lebih luas dalam pemberian bantuan terkait penanganan COVID-19 di Indonesia, selebihnya dari dana bantuan yang diterima pada rekening PMPI yaitu sejumlah Rp1.637.194.511,- (satu milyar enam ratus tiga puluh tujuh juta seratus sembilan puluh empat ribu lima ratus sebelas rupiah) disalurkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di bawah naungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Rabu (10/6). Selain donasi dalam
bentuk dana bantuan, PMPI juga akan menyalurkan bantuan berupa Alat Pelindung Diri (APD) kepada BNPB.

Seremoni Penyerahan Donasi Ranjang Rumah Sakit dan Ventilator Pada Rabu (17/6) bertempat di Gedung BEI, PMPI secara simbolis menyerahkan donasi berupa 50 unit
Ranjang Rumah Sakit atau Hospital Beds yang merupakan produk dari PT Chitose International Tbk kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), yang dalam acara penyerahan tersebut diwakilkan oleh Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, dr. Bambang Wibowo, Sp.OG(K). MARS. Kemenkes RI melalui Direktorat Fasilitas Pelayanan Kesehatan telah menunjuk 3 (tiga) rumah sakit rujukan COVID-19 dalam hal ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk menerima donasi tersebut, yaitu; RSUD Ir. Soekarno Kab. Sukoharjo, Jawa Tengah, RSUD Kabupaten
Kediri, Jawa Timur, masing-masing 15 unit dan RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Kab. Bangkalan, Jawa Timursebanyak 20 unit. Para perwakilan dari RSUD tersebut turut menyaksikan seremoni melalui media video conference.

Pada kesempatan yang sama, PMPI secara simbolis menyerahkan pula donasi berupa 100 unit Ventilator Portable Indonesia (Vent-I) untuk didistribusikan kepada rumah sakit rujukan COVID-19 di DKI Jakarta dan daerah lain di Indonesia yang membutuhkan, berdasarkan rekomendasi dari Kemenkes RI. Vent-I diserahkan secara simbolis kepada Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati sebagai perwakilan rumah sakit penerima. Selain itu, ketiga RSUD penerima Hospital Beds juga menerima
donasi Vent-I dari PMPI. Seremoni ini dihadiri oleh Direktur Utama RSUP Fatmawati, Dr. Mochamad Syafak Hanung, Sp.A, MPH, Direktur PT Chitose International Tbk, Fadjar Swatyas, dan turut disaksikan oleh perwakilan dari Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) dan Asosiasi Emiten Indonesia (AEI). (ten)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

PASAR MODAL

Pasar Modal Indonesia Sepekan Masih Catatkan Data Positif

Avatar

Published

on

Pasar Modal Indonesia bergerak bervariasi. (Foto : idx.co.id)

Mediaemiten.com, Jakarta – Selama sepekan pada periode 15 – 19 Juni 2020, Pasar Modal Indonesia bergerak bervariasi. Kenaikan terjadi pada kapitalisasi pasar bursa, yaitu sebesar 1,30 persen atau sebesar Rp5.717,452 triliun dibandingkan pekan lalu sebesar Rp5.644,056 triliun. Kemudian diikuti dengan kenaikan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 1,27 persen pada level 4.942,275 dari level 4.880,359 pada pekan sebelumnya.

Sedangkan rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami perubahan sebesar 20,84 persen atau sebesar 642.991 ribu kali transaksi dibandingkan pekan lalu sebesar 812.250 ribu kali transaksi. Kemudian diikuti oleh perubahan sebesar 27,06 persen pada rata-rata volume transaksi harian bursa menjadi 8,379 miliar unit saham dibandingkan pekan lalu sebesar 11,487 miliar unit saham. Rata-rata nilai transaksi harian pasar di bursa turut mengalami perubahan sebesar 29,06 persen menjadi sebesar Rp7,924 triliun dari Rp11,170 triliun pada penutupan minggu lalu.

Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp653,45 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020, jual bersih asing tercatat sebesar Rp12,337 triliun.

Pada Rabu (17/6/2020), PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) kembali menunjukkan kepeduliannya terkait pandemi COVID-19 melalui penggalangan dana bantuan melalui Pasar Modal Peduli Indonesia (PMPI). Donasi yang diberikan berupa 50 Ranjang Rumah Sakit atau Hospital Beds yang merupakan produk dari Trisula Corporation, kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir. Soekarno Kab. Sukoharjo, Jawa Tengah, RSUD Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dan RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Kab. Bangkalan, Jawa Timur.

PMPI juga secara simbolis menyerahkan donasi berupa 100 buah Ventilator Portable Indonesia (Vent-I) kepada rumah sakit rujukan COVID-19 di DKI Jakarta dan daerah lain di Indonesia berdasarkan rekomendasi dari Kemenkes RI. Penyerahan secara simbolis dihadiri oleh perwakilan dari Rumah Amal Salman selaku salah satu produsen penyedia ventilator tersebut. Seremoni ini turut disaksikan oleh perwakilan dari industri pasar modal, yaitu Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI), Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) dan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI). (idx)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PASAR MODAL

SRO Berikan Stimulus kepada Stakeholders Pasar Modal

Avatar

Published

on

Seluruh stimulus dan kebijakan tersebut diberlakukan sejak tanggal 18 Juni 2020. (Foto : Alinea.id)

Mediaemiten.com, Jakarta – Dalam upaya mendukung program pemerintah dalam meredam dampak Pandemi COVID-19 terhadap aktivitas perekonomian nasional, Self-Regulatory Organization (SRO) melalui koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan serangkaian stimulus yang akan diberikan kepada stakeholders pasar modal. Tujuan dari stimulus ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi yang sedang dihadapi oleh segenap stakeholders Pasar Modal Indonesia. Di samping itu, melalui stimulus ini diharapkan pula dapat menjaga optimisme pasar terhadap stabilitas pertumbuhan pasar modal dan sektor keuangan nasional meski dihadapkan dampak dari Pandemi COVID-19.

Melalui surat Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor: S-168/D.04/2020 tanggal 18 Juni 2020 mengenai Persetujuan Relaksasi Kebijakan dan Stimulus SRO kepada Stakeholder, berikut ini adalah serangkaian stimulus yang telah dirumuskan dan ditetapkan oleh SRO melalui koordinasi bersama OJK :

  1. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memberikan dukungan penyediaan infrastruktur Teknologi Informasi kepada Anggota Bursa dalam implementasi kebijakan work from home (WFH) dengan menggunakan internet dan cloud sehingga dapat mendukung pencegahan penyebaran COVID-19. Selain itu, BEI juga memberikan stimulus dan kebijakan khusus terhadap kewajiban untuk pembayaran biaya Pencatatan awal saham dan/atau biaya Pencatatan saham tambahan yang dipotong sebesar 50% (lima puluh perseratus) dari perhitungan nilai masing-masing biaya bagi Perusahaan Tercatat dan/atau Calon Perusahaan Tercatat sebagaimana dimaksud dalam ketentuan pada:
    1. biaya Pencatatan awal saham
      1. ketentuan VII.2.1. Lampiran I Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat;
      2. ketentuan VII.2. Peraturan Nomor I-V tentang Ketentuan Khusus Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham di Papan Akselerasi yang Diterbitkan Oleh Perusahaan Tercatat.
    2. biaya Pencatatan saham tambahan
      1. ketentuan VIII.4.1. Lampiran II Peraturan Nomor I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan oleh Perusahaan Tercatat;
      2. ketentuan VII.4. Peraturan Nomor I-V tentang Ketentuan Khusus Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham di Papan Akselerasi yang Diterbitkan Oleh Perusahaan Tercatat.

Kebijakan khusus tersebut berdasarkan Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia      Nomor: Kep-00044/BEI/06-2020 tanggal 18 Juni 2020 perihal Kebijakan Khusus atas Biaya Pencatatan Awal Saham dan Biaya Pencatatan Saham Tambahan.

Diharapkan, kebijakan ini dapat memberikan keringanan kepada Perusahaan Tercatat dan/atau Calon Perusahaan Tercatat baru dalam menggalang dana jangka panjang dari masyarakat.

  1. PT Kliring dan Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) akan menerapkan relaksasi atas Dana Jaminan yaitu dengan memberikan keringanan atas kutipan setoran Dana Jaminan kepada Anggota Kliring yang sebelumnya sebesar 0,01% (satu persepuluh ribu) menjadi sebesar 0,005% (lima perseratus ribu) dari nilai setiap Transaksi Bursa atas Efek Bersifat Ekuitas. Kebijakan ini diatur dalam Surat Keputusan Direksi KPEI Nomor: Kep-019/DIR/KPEI/0620 tanggal 18 Juni 2020 perihal Relaksasi Kebijakan dan Stimulus Pengurangan Kutipan Dana Jaminan.
  2. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) akan memberikan relaksasi keringanan biaya kepada penerbit Efek berupa pembebasan biaya penggunaan e-Proxy, pembebasan biaya Pendaftaran Efek Awal atas Efek yang diterbitkan melalui Equity Crowdfunding (ECF), dan pengurangan Biaya Pendaftaran Efek Tahunan sebesar 50% atas Efek yang diterbitkan melalui ECF. Selanjutnya, KSEI juga memberikan stimulus kepada Perusahaan Efek dan Bank Kustodian berupa pemberian alternatif jaringan koneksi menggunakan Virtual Private Network (VPN), penyesuaian biaya penyimpanan (safekeeping fees) sebesar 10% dari sebelumnya 0,005% per tahun menjadi 0,0045% per tahun,. Stimulus lainnya yakni dukungan kepada Industri Reksadana berupa pemberian alternatif jaringan koneksi menggunakan VPN, Penyesuaian Biaya Bulanan Produk Investasi untuk Produk Investasi yang terdaftar, dan Pembebasan Biaya Pendaftaran Produk Investasi yang didaftarkan.

Seluruh stimulus dan kebijakan tersebut diberlakukan sejak tanggal 18 Juni 2020 sampai dengan tanggal 17 Desember 2020. SRO bersama OJK akan terus melakukan koordinasi dan memonitor perkembangan aktivitas di pasar modal, serta mengambil langkah-langkah strategis guna meredam dampak Pandemi COVID-19 terhadap keberlangsungan stabilitas ekonomi nasional. (idx)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PASAR MODAL

Bursa Efek Nyatakan Pelaksanaan Buy Back Emiten Hanya 8,8 Persen

Avatar

Published

on

Keterbukaan Informasi terkait rencana buy back dalam Kondisi Lain untuk memperpanjang periode buyback. (Foto : Merdeka.com)

Mediaemiten.com, Jakarta – Pelaksanaan rencana pembelian kembali saham atau buy back masih relatif minim. Pasalnya, berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) per tanggal 15 Juni 2020 nilai pelaksanaanya hanya 8,8 persen dari total nilai rencana sebesar Rp19,6 triliun.

Menurut Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna bahwa, sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) nomor 2 tahun 2013, waktu pelaksanaan buyback saham hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu paling lama tiga bulan setelah keterbukaan informasi.

“Berdasarkan hal tersebut, terdapat 4 perusahaan tercatat yang telah selesai periode buy back nya dan terdapat 1 perusahaan tercatat yang telah menyampaikan Keterbukaan Informasi terkait rencana buy back dalam Kondisi Lain untuk memperpanjang periode buyback,” papar Nyoman, Selasa (16/6/2020).

Padahal, sampai dengan tanggal 15 Juni 2020, terdapat 67 perusahaan tercatat melaporkan akan melakukan buy back deengan total nilai sebesar Rp19,6 triliun.

“Sejauh ini, sebesar 8,8 persen dari nilai rencana buy back Kondisi Lain telah dieksekusi oleh perusahaan tercatat. Sehingga masih tersisa dana yang siap untuk digunakan pada periode buy back kondisi lain ini sebesar 91,2 persen,” tulis dia. (mit)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending

WhatsApp chat