Connect with us

AGROBISNIS

Cisadane Sawit Raya (CSRA) Catat Laba Melonjak 327 Persen di Kuartal I-2020

Avatar

Published

on

Laba per saham dasar di atribuksikan oleh perusahaan hingga akhir kuartal I-2020. (Foto : Liputan6.com)

Mediaemiten.com, Jakarta – Perusahaan penanaman pohon kelapa sawit dan mengolah tandan buah segar (TBS) menjadi minyak sawit mentah (CPO), PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) memperoleh laba pada tahun I-2020 sangat signifikan Rp32,50 miliar naik 327,85 persen dari laba tahun sebelumnya yang Rp7,59 miliar.

Laporan keungan interim CSRA yang disampaikan ke BEI Rabu (10/6/2020) menyetujui, penjualan neto Rp145,62 miliar hingga periode 31 Maret 2020 naik 34,13 persen dibandingkan penjualan neto Rp108,56 miliar pada periode sama tahun sebelumnya.

Dengan beban pokok penjualan yang juga naik 5,26 persen manjadi Rp79,35 miliar dari Rp75,39 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Naik Emiten yang IPO pada awal tahun 2020 itu membukukan laba bruto naik 99,75 persen menjadi Rp66,26 miliar dari laba bruto Rp33,17 miliar tahun sebelumnya. Sementara laba sebelum pajak naik 268,28 persen jadi Rp42,04 miliar dari laba sebelum pajak Rp11,42 miliar tahun sebelumnya.

Dengan beban pajak sebesar Rp9,53 miliar atau naik 73,28 persen dari Rp5,50 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba per saham dasar di atribuksikan oleh perusahaan hingga akhir kuartal I-2020 sebesar Rp16 tumbuh cukup baik dari Rp4 per saham dsar pada periode yang sama tahun 2019.

Liabilitas atau kewajiban yang dimiliki perusahaan per 31 Maret 2020 sebesar Rp868,52 miliar terjadi penurunan sebesar 3,88 persen dari Rp903,65 miliar pada akhir tahun 2019.Pada sisi ekuitas terjadi peningkatan 18,08 persen menjadi Rp548,65 miliar dari Rp464,90 miliar.

Total aset perusahaan mencapai Rp1,42 triliun hingga periode 31 Maret 2020 naik 3,58 persen dari total aset Rp1,37 triliun hingga periode 31 Desember 2019.

Pada pos yang juga sangat perlu dipertimbangkan adalah kas dan setara kas yang dimiliki oleh perusahaan per 31 Maret 2020 sebesar Rp44,71 miliar tumbuh 75,79 persen dari Rp25,43 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya. (mit)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

AGROBISNIS

Siapkan Rp 90 Miliar, Tunas Baru Lampung (TBLA) Buy Back Tahap II

Avatar

Published

on

Laba bersih perseroan di kuartal I 2020 tercatat sebesar Rp101,5 miliar. (Foto : Bratapos.com)

Mediaemiten.com, Jakarta – PT Tunas Baru Lampung (TBLA)akan melakukan pembelian kembali saham beredar atau buy back tahap II mulai tanggal 12 Juni hingga 12 September 2020. Sebelumnya, perseroan juga telah menyampaikan melakukan buy back tahap I dari tanggal 10 Maret hingga 9 Juni 2020. Dalam aksi korporasi itu, perseroan menyiapkan dana sebesar Rp300 miliar.

Adapun jumlah saham yang akan dibeli sebanyak-banyaknya 100 juta lembar saham atau setara 1,87 persen dari total saham.

Wakil Presiden Direktur TBLA, Sudarmo Taslim menyampaikan, bahwa pada tahap kedua ini perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp90 miliar.

Adapun biaya pembelian kembali saham atau buy back tahap II berasal dari saldo laba perseroan.

“Penggunaan saldo laba tidak menyebabkan kekayaan bersih menjadi lebih kecil dari modal ditempatkan dan disetor penuh, ditambah cadangan wajib yang telah disisihkan,” tulis Sudarmo dalam keterangan resmi pada laman Bursa Efek Indonesia, Jumat (12/6/2020).

Ia menambahkan, laba bersih perseroan di kuartal I 2020 tercatat sebesar Rp101,5 miliar dan laba per saham sebesar Rp18,98.

“Apabila perseroan menggunakan Rp90 miliar untuk buy back maka performa laba per saham menjadi Rp18,33,” tulis dia.

Pada perdagangan saham hari ini Jumat (11/6/2020) saham TBLA turun 10 point atau 1,9 persen ke level 505. Dengan demikian, telah mengalami penurunan sebanyak 49,5 persen sepanjang tahun 2020. (ten)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

AGROBISNIS

Barito Pacifik (BRPT) Catat Kerugian Sebesar USD 2,08 Juta di Kuartal I-2020

Avatar

Published

on

Pendapatan di kuartal I tahun 2020 sebesar USD610,6 juta atau turun 10,16 persen. (Foto : Merdeka.com)

Mediaemiten.com, Jakarta – Perusahan yang sedang mengembangkan sejumlah lini usaha tambang dan energi ke dalam sebuah perusahaan sumber daya yang terdiversifikasi yakni PT Barito Pacific Tbk (BRPT) hingga kuartal I tahun 2020 mencatatkan rugi bersih sebesar USD2,08 juta, sedangkan kuartal I 2019, mencatatkan laba bersih sebesar USD5,6juta.

Dalam laporan keuangan kuartal I 2020 BRPT yang disampaikan ke BEI Kamis (11/6/2020) disebutkan, pendapatan di kuartal I tahun 2020 sebesar USD610,6 juta atau turun 10,16 persen dibanding akhir Maret 2019 yang tercatat sebesar USD679,2 juta.

Tapi beban Pokok pendapatan tercatat USD518,6 juta atau 0,77 persen dibanding kuartal I 2019 tercatat USD514,6 juta. Ditambah dengan beban komprehensif sebesar USD41,2 juta atau naik 720 persen dibanding kuartal I 2019 sebesar USD5,8 juta.

Laba kotor turun 44,12 persen menjadi USD91,96 juta dari laba kotor USD164,58 juta dan laba sebelum pajak turun 72,36 persen menjadi USD20,56 juta dibandingkan laba sebelum pajak USD74,39 juta.

Pada kuartal I-2020 yang dicatatkan berakhir 31 Maret perseroan tidak membukukan laba per saham dasar, p[adahal di periode yang sama tahun 2019 perseroan masih membukukan laba per saham dasar sebesar USD0,0003 per saham.

Pada sisi ekuitas tercatat USD2,71 miliar juta atau turun 0,72 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar USD2,75 miliar.

Sedangkan likuiditas atau kewajiban perseroan tercatat sebesar USD4,39 miliar atau mengalami penyusutan 0,67 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar USD4,42 miliar.

Adapun aset perseroan tercatat senilai USD7,13 miliar atau turun 0,69% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat senilai USD7,18 miliar.

kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi tercatat sebesar minus USD86,5 juta atau membaik dibandingkan kuartal I 2019, yang tercatat minus USD125,6 juta. (mit)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

AGROBISNIS

Beban Membengkak, Mahkota Group Jadi Rugi Rp 16 Miliar di Kuartal I-2020

Avatar

Published

on

Beban operasional turun 6,97 persen menjadi Rp25,23 miliar. (Foto : Merdeka.com)

Mediaemiten.com, Jakarta – Perusahaan yang berfokus pada industri kelapa sawit PT Mahkota Group Tbk (MGRO) hingga kuartal I 2020 mengalami Rugi bersih sebesar Rp16,92 miliar padahal di kuartal I-2019 perseroan masih membukukan laba bersih Rp6,03 miliar.

Data laporan keungan yang disampaikan ke BEI Selasa (9/6/2020) menyebutkan, pendapatan mencapai Rp599,92 miliar hingga periode 31 Maret 2020 meningkat cukup signifikan yaitu 35,02 persen dibandingkan pendapatan Rp444,30 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Namun pada kuartal I Ini beban pokok pendapatan mengalami pembengkakan lebih tinggi yaitu 43,81 persen menjadi Rp574,28 miliar dari kuartal I tahun sebelumnya Rp399,33 miliar dan berakibat pada penurunan laba bruto hingga 42,97 persen menjadi Rp25,64 miliar dari laba bruto Rp44,97 miliar.

Beban operasional turun 6,97 persen menjadi Rp25,23 miliar dari Rp27,12 miliar membuat laba operasi turun tajam 97 persen menjadi Rp411,76 juta dari laba operasi tahun sebelumnya Rp17,85 miliar.

Sehingga MGRO membukukan Rugi sebelum pajak diderita Rp15,32 miliar berbanding terbalik dengan laba sebelum pajak Rp9,65 miliar tahun sebelumnya.Ditambah dengan beban pajak penghasilan sebesar Rp912,23 juta maka kerugian periode berjalan MGRO adalah 16,23 miliar.

Laba per saham yang dibukukan oleh perseroan pada kuartal I-2019 sebesar Rp1,71 per saham harus berbalik menjadi kerugian pada kuartal I-2020 ini sebesar Rp4,76 per saham.

Total aset perseroan mencapai Rp1,39 triliun hingga 31 Maret 2020 naik tipis 2,54 persen dari total aset Rp1,36 triliun hingga periode 31 Desember 2019.

Dengan komposisi liabilitas sebesar Rp710,68 miliar naik dari Rp658,64 miliar, pada sisi ekuitas terjadi penyusutan menjadiRp683,99 miliar dari Rp701,45 miliar.

Sehingga kas dan setara kan milik MGRO per 31 Maret 2020 sebesar Rp115,12 miliar tumbuh 9,38 persen dari Rp105,24 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. (mit)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending

WhatsApp chat