Connect with us

TRADE & SERVICE

Pendapatan Naik, Namun UNI-Charm (UCID) Rugi Rp 131,34 Miliar di Kuartal I-2020

Published

on

Mediaemiten.com, Jakarta – Produsen popok bayi (MamyPoko), pembalut wanita (Charm), popok dewasa (Charm) dan tisu basah (MamyPoko), PT UNI-Charm Indonesia Tbk(UCID) hingga kuartal I-2020 berbalik menanggung kerugian cukup besar yaitu Rp131,34 miliar padahal ditahun sebelumnya perseroan masih membukukan laba Rp99,60 miliar.

Dalam laporan keungan UCID yang disampaikan ke BEI (20/5/2020) disebutkan bahwa pendapatan perseroan pada kuartal 1-2020 sebesar Rp2,047 triliun atau naik tipis 1,47 persen dari Rp2,017 triliun pada tahun sebelumnya.

Beban pokok pendapatan sebesar Rp1,536 triliun naik tipis 1,25 persen dari Rp1,517 triliun, sehingga laba bruto dicatatkan Rp510,56 miliar atau naik 2 persen dari Rp500,51 miliar.

Beban umum administrasi membengkak 51,53 persen menjadi Rp69,94 miliar dari Rp46,15 miliar.

Namun penyumbang kerugian terbesar perseroan adalah Kerugian akibat selisih kurs bersih yang diderita UCID sebesar Rp259,31 miliar, pada pos itu berbanding terbalik dari laba yang di dapat pada tahun sebelumnya Rp39,26 miliar.

Sehingga kerugian sebelum beban pajak penghasilan sebesar Rp113,13 miliar pada tahun sebelumnya pos itu masih membukukan laba Rp132,98 miliar.

Laba per saham dasar UCID untuk kuartal I-2020 ini amblas menjadi Rugi Rp32 dari laba Rp30 per saham pada sebelumnya. (ten)


EMITEN NEWS

Anak Usaha ABM Investama Buka Rute Baru Ekspor Perikanan

Published

on

700
PT ABM Investama Tbk (ABBM) melalui anak usahanya PT Cipta Krida Bahari membuka jalur pengiriman baru untuk ekspor perikanan./Dok. neraca.co.id

MEDIA EMITEN – Emiten pertambangan batubara, PT ABM Investama Tbk (ABBM) melalui anak usahanya PT Cipta Krida Bahari membuka jalur pengiriman baru untuk ekspor perikanan.

Hal ini sebagai salah satu upaya mendorong sektor perikanan dalam negeri.

Chief Executive Officer Cipta Krida Bahari, Iman Sjafei mengatakan sebagai perusahaan penyedia jasa logistik terintegrasi, perseroan membuka jalur pengiriman (freight) baru dengan rute langsung (direct call) dari Manado ke Singapura.

“Dengan dibukanya rute baru ini, ekspor hasil perikanan dari Indonesia Timur dapat diterbangkan langsung menuju Singapura tanpa harus transit di Jakarta,” kata Iman dalam keterangan tertulis yang dikutip mediaemitencom.

Iman mengharapkan dapat mengembangkan potensi ekspor ikan dari Indonesia Timur mengingat pembukaan rute baru itu dapat menghemat ongkos pengiriman dan membantu pelaku pasar meningkatkan penjualan dan profitabilitas ekspor perikanan.

“Kami sebagai perusahaan yang sudah berpengalaman dalam pengangkutan kargo untuk ekspor siap membantu proses ini,” ucapnya.

Anak usaha ABM Investama ini telah membuka layanan charter kargo menggunakan pesawat khusus kargo (freighter) sejak 2011.

Rute penerbangan reguler khusus kargo udara yang dilayani oleh perseroan meliputi Singapura – Jakarta – Balikpapan, Balikpapan – Jakarta, Balikpapan – Singapura, Jakarta – Ujung Pandang, Jakarta – Ujung Pandang – Timika dan rute penerbangan reguler yang baru dibuka saat ini adalah Manado – Singapura.

“CKB Group sebagai perusahaan penyedia jasa logistik terintegrasi yang memiliki pengalaman luas dalam pengangkutan kargo via udara (air freight) baik domestik maupun internasional, hadir dan siap membantu para pelaku usaha perikanan serta mendukung optimalisasi ekspor pemerintah yang telah menjadi program Pemulihan Ekonomi Nasional,” kata Iman.

Seperti diketahui, Sulawesi Utara sebagai pulau paling ujung di perbatasan Indonesia memiliki potensi perikanan yang cukup besar dengan berlimpahnya sumberdaya perikanan, khususnya Tuna, Tongkol, dan Cakalang.

Nilai ekspor komoditas perikanan Sulawesi Utara pada 2020 mencapai US$ 48 juta atau setara dengan Rp 692,88 miliar.

Ada pun, pengiriman rute baru ke Singapura itu nantinya dengan moda transportasi udara khusus kargo yaitu Boeing 737-300 dengan kapasitas kargo hingga 16,3 ton.

Pada akhir tahun 2020, PT Cipta Kridatama meraih kontrak kerjasama jasa pertambangan dengan PT Energi Batubara Lestari, anak usaha dari Hasnur Group.

Kesepakatan kontrak kerjasama jasa pertambangan tersebut setara dengan Rp 661 miliar.

Untuk tahun ini, ABM Investama bakal mengalokasikan dana lebih besar dibandingkan realisasi selama 2020.

Serapan capex ABM Investama di tahun lalu berkisar di angka US$ 48 juta, yang terutama dialokasikan untuk pemeliharaan alat dan infrastruktur operasional. (wan)


Continue Reading

TRADE & SERVICE

Tourindo Guide Indonesia (PGJO) Teken MoU dengan STA Budha-Bodhi Dharma

Published

on

Perseroan berharap bertambahnya komunitas yang menjadi bagian atau mitra perseroan. (Foto : Investor.id)

Mediaemiten.com, Jakarta – PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (PGJO) melakukan penandantanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada 8 Juni 2020 dengan Sekolah Tinggi Agama Budha-Bodhi Dharma sehubungan dengan kesepakatan awal untuk melakukan kerjasama strategis antarpihak.

Menurut keterangan PGJO yang dimat pada laman BEI Kamis (11/6/2020) Evie Feniyanti Direktur Pigijo mengatakan, dengan MoU ini diharapkan akses perseroan terhadap komunitas dapat semakin terbuka lebar yang pada akhirnya dapat meningkatkan basis mitra perseroan dan membuka bentuk-bentuk kerjasama lainnya di masa mendatang.

Dalam jangka pendek, perseroan berharap bertambahnya komunitas yang menjadi bagian atau mitra perseroan akan meningkatkan brand awareness serta produk layanan yang mungkin dapat ditawarkan oleh para mitra melalui platrofm perseroan.

Pigijo sendiri sebagai emiten yang tercatat di papan akselerasi BEI yang bergerak di bidang penyedia jasa digital travel marketplace saat harga sahamnya berada di level 89 pada penutupan perdagangan sesi II Kamis 11-6-2020, naik 2 poin atau 2,30 persen dari pembukaan pagi hari di level 87. (ten)


Continue Reading

TRADE & SERVICE

Rencana Bisnis Indofood Sepanjang 2019

Published

on

Mediaemiten.com, Jakarta – PT. Indofood Sukses Makmur Tbk menganggarkan capital expenditure atau belanja modal sebesar Rp7 triliun sepanjang 2019. Bila dibandingkan tahun lalu, capex INDF turun sebesar 23% yang mana pada tahun lalu mencapai Rp 9,1 triliun.

“Jadi alokasi capex itu, sebesar Rp7 triliun yang terdiri dari Rp3,9 triliun akan diberikan untuk modal kerja anak perusahaan INDF yaitu Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP). Sedangkan sektor agribisnis mendapatkan dana sebesar Rp1,5 triliun,” ujar Direktur Utama Indofood, Anthoni Salim di Jakarta.

Sedangkan lini bisnis tepung perusahaan yaitu Bogasari mendapat kucuran sebesar Rp 1,4 triliun. Sektor agribisnis mendapatkan dana sebesar Rp 1,5 triliun. Selanjutnya untuk lini distribusi logistik mendapatkan kucuran sebesar Rp 200 miliar.

Dia mengatakan perseroan yang berkode saham INDF akan memfokuskan pada peningkatan-peningkatan unit perusahaan seperti pembangunan pabrik. “Kita sedang meningkatkan kapasitas beberapa pabriknya, tak terkecuali pabrik tepung di Tanjung Priok,” jelasnya.

Sebagai informasi, pada tahun ini INDF sedang meningkatkan kapasitas beberapa pabriknya, tak terkecuali pabrik tepung di Tanjung Priok. Selain itu, Anthony menambahkan kapasitas itu nantinya akan membuat pabrik memiliki kapasitas hingga 1.200 ton per hari. “Kita juga sedang membangun satu pabrik tepung terigu baru. Ketika pembangunan itu selesai, akan ada penambahan kapasitas hingga 1.500 ton per hari,” terang dia.

Selain itu INDF juga masih akan mencurahkan perhatian pada lini usaha agribisnis Sebagaimana diketahui, INDF memiliki beberapa anak perusahaan di sektor tersebut dimana dua di antaranya, PT Perkebunan London Sumatra Indonesia (LSIP) dan PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) listing di Bursa Efek Indonesia dan satu perusahaan yaitu Indofood Agri Resources Ltd (IFAR) listing di pasar modal Singapura.

Menurutnya, sektor agribisnis merupakan sektor yang secara bisnis memiliki tingkat efisiensi dan efektivitas cukup tinggi. Untuk itu INDF terus memastikan untuk memilih bibit-bibit unggul dari komoditas di sektor tersebut. Cara itu digunakan untuk menambah kapasitas produksi. Demikian, seperti dikuti[ Sindonews.com. (akr)


Continue Reading

Trending