Connect with us

SEKTOR RIIL

PMLI Perpanjangan Kerjasama dengan STC, Pelatihan Berlisensi Internasional

Published

on

Direktur Utama PT PMLI Edy Purwanto (kanan) bertemu dengan pimpinan STC International, Albert Bos (kiri) untuk menjajaki kemungkinan perpanjangan kerja sama antara kedua belah pihak.

Mediaemiten.com, Bogor – PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PMLI) terus berupaya meyediakan pelatihan-pelatihan yang berkualitas baik, dengan standar internasional. Salah satunya adalah kerjasama dengan STC Internasional yang bermarkas di Belanda.

Hari ini, Direktur Utama PT PMLI Edy Purwanto bertemu dengan pimpinan STC International, Albert Bos untuk menjajaki kemungkinan perpanjangan kerja sama antara kedua belah pihak.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak STC yang sudah berdedikasi memberikan pengetahuan dan keterampilan yang sangat dibutuhkan insan-insan pelabuhan khususnya untuk IPC dalam tiga tahun terakhir,” Kata Direktur Utama PMLI, Edy Purwanto, dalam sambutannya.

Edy berharap, kerjasama antara PMLI dan STC dapat dilanjutkan dengan penambahan dan pengembangan modul  pelatihan serta perluasan area kegiatan pelatihan ke BUMN pengelola pelabuhan lainnya di Indonesia.

Sementara itu, Albert Bos mengatakan pihaknya tertarik untuk melanjutkan kerjasama pelatihan dengan PMLI. “Kami akan mengagendakan pertemuan lanjutan untuk untuk membahas kelanjutan kerjasama di tahun mendatang,” ujarnya.

Kerjasama yang dijalin antara kedua belah pihak adalah terkait program pengembangan SDM untuk kegiatan operasional di pelabuhan. Program tersebut meliputi penyusunan kurikulum pelatihan bagi Trainer operator peralatan berat di pelabuhan, penyusunan kurikulum Trainer operator peralatan berat untuk penanganan logistik dan pergudangan, serta hal lain yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM keplabuhanan dan maritim.

Kerjasama yang telah berlangsung sejak 2016 ini menjadikan PT PMLI memiliki lisensi untuk mengadakan pelatihan-pelatihan dengan trainer yang sebelumnya telah dilatih oleh STC International. (bvi)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SEKTOR RIIL

Sinar Mas Group Sumbang 100 Juta Yuan untuk Tangani Corona Virus

Published

on

Teguh Ganda Wijaya, petinggi Sinar Mas Group, seperti dikutip Xinhua.

Mediaemiten.com, Jakarta – APP (Cina), anak perusahaan Sinar Mars Group yang berbasis di Indonesia, menyumbangkan 100 juta yuan (14,4 juta dolar AS) pada hari Senin (27/1/2020) untuk membantu mengurangi wabah pneumonia yang disebabkan oleh coronavirus novel (2019-nCoV) di Cina.

Dana tersebut ditransfer ke Yayasan Amal Cina Rantau Cina. Sementara itu, Gold Hong Ye Paper Group di bawah APP (Cina) telah memulai pembuatan produk darurat untuk produk epidemi dan mengirimkan tisu kebersihan menerima 350.000 yuan langsung ke Provinsi Hubei, Cina tengah.

“Kami berharap dapat berkontribusi pada perang melawan pneumonia di Wuhan dan China pada umumnya,” kata Teguh Ganda Wijaya, petinggi Sinar Mas Group, seperti dikutip Xinhua. (bud).


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SEKTOR RIIL

IHSG awal Pekan Menguat Hampir Dua Persen

Published

on

IHSG ditutup menguat 118,23 poin atau 1,97 persen ke posisi 6.130,06.

Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawali pekan ini dengan menguat hampir dua persen, dipicu sentimen “window dressing”.

IHSG ditutup menguat 118,23 poin atau 1,97 persen ke posisi 6.130,06. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 21,44 poin atau 2,24 persen menjadi 978,26.

“Sentimen penggerak indeks hari ini yaitu window dressing. IHSG sendiri membuat rekor dengan menembus dua ‘resistance’ sekaligus, dan karena sudah cukup tinggi umumnya akan terjadi aksi profit taking,” kata analis Panin Sekuritas William Hartanto di Jakarta, Senin (2/12/2019).

“Window dressing” adalah strategi yang dilakukan oleh manajer investasi maupun perusahaan terbuka untuk mempercantik portofolio atau performa laporan keuangan sebelum ditampilkan kepada para pemegang saham.

Dibuka menguat, IHSG bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Penutupan IHSG diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau “net foreign sell” sebesar Rp148,46 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 541.337 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 12,99 miliar lembar saham senilai Rp6,68 triliun. Sebanyak 284 saham naik, 117 saham menurun, dan 147 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat 235,6 poin atau 1,01 persen ke 23.529,5, indeks Hang Seng menguat 98,2 poin atau 0,37 persen ke 26.444,7, dan indeks Straits Times melemah 5,95 poin atau 0,19 persen ke posisi 3.187,97. (cit)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

SEKTOR RIIL

Masih Banyak Perusahaan Publik Belum Perhatikan Isu HAM

Published

on

Direktur Operasional FIHRRST, Bahtiar Manurung.

Mediaemiten.com, Jakarta – The Foundation for International Human Rights Reporting Standards (FIHRRST) telah merampungkan studi dan pemeringkatan pelaksanaan hak asasi manusia di 100 perusahaan publik.

“Kami melakukan pemeringkatan 100 perusahaan publik yang masuk dalam indeks Kompas 100 untuk periode Februari hingga Juli 2018,” kata Direktur Operasional FIHRRST Bahtiar Manurung seperti dikutip Antaranews, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Bahtiar mengatakan hasil dari studi dan pemeringkatan itu menunjukkan bahwa dari 100 perusahaan yang dinilai, 90 perusahaan mendapatkan skor kurang dari 41%.

“Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas perusahaan yang dinilai belum memiliki sistem yang memadai untuk menerapkan UN Guiding Principles. Selain itu, beberapa perusahaan masih belum memperhatikan beberapa isu HAM penting,” jelasnya.

Namun demikian, studi ini juga menyoroti empat perusahaan yaitu PT Bumi Resources Tbk, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dan PT Unilever Indonesia Tbk yang telah menunjukkan komitmennya dalam melakukan penghormatan HAM dan mengimplementasikan UN Guiding Principles.

Komitmen perusahaan tersebut ditunjukkan melalui penyusunan Kebijakan HAM dan pelaporan kinerja HAM pada Laporan Keberlanjutan Perusahaan.

Dalam peluncuran studi ini, Ketua FIHRRST Marzuki Darusman menyatakan sebagai yayasan mendorong perusahaan-perusahaan untuk mulai merujuk kepada UN Guiding Principles.

Studi pemeringkatan ini hanya sebuah langkah awal yang diharapkan dapat dilakukan setiap tahun.

Upaya untuk memajukan HAM dan mendorong korporasi untuk melakukan penghormatan HAM adalah suatu misi nasional. Karena itu sangat tepat ada tanggapan dari pemerintah terhadap studi pemeringkatan ini yang menunjukkan keseriusan pemerintah untuk berkomitmen menjalankan HAM, jelas Marzuki.

Hadir juga dalam publikasi studi ini Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang menyambut baik inisiatif-inisiatif yang dilakukan organisasi masyarakat sipil dalam pengarusutamaan bisnis dan HAM.

Yasonna mengatakan upaya FIHRRST dalam melakukan studi pemeringkatan terhadap 100 perusahaan publik ini patut mendapat apresiasi.

Dia berharap ke depannya studi ini dapat disenergikan dengan program pemerintah, untuk menggapai pertumbuhan ekonomi yang menyejahterakan rakyat.

“Kami sedang menyusun MoU dengan FIHRRST dalam konteks bisnis dan HAM,” ujar Yasonna.

Dalam cara peluncuran studi pemeringkatan tersebut, penghargaan diberikan kepada sepuluh (10) perusahaan dengan kinerja penghormatan HAM terbaik berdasarkan hasil studi.

Perwakilan PT Perusahaan Gas Negara Tbk Helmy Setyawan sebagai salah satu perusahaan penerima penghargaan mengatakan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya tidak terlepas dari aspek manusia, karena itu melakukan penghormatan HAM adalah sesuatu yang semestinya bukan suatu prasyarat lagi, tetapi ketergantungan yang saling mengisi.

FIHRRST berencana melakukan studi pemeringkatan 100 perusahaan ini setiap tahun.

Tujuannya, bukan hanya untuk mendorong 100 perusahaan publik untuk meningkatkan kinerja penghormatan HAM, tetapi juga perusahaan-perusahaan publik lainnya yang tedaftar di Bursa Efek Indonesia dan perusahaan lain yang beroperasi di Indonesia. (*)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending