Connect with us

FINANSIAL

Dolar Diperdagangkan pada Kisaran Paruh Atas 106 Yen

Avatar

Published

on

Kurs dolar AS berpindah tangan di kisaran paruh atas 106 yen dalam transaksi wal di Tokyo

Mediaemiten.com, Tokyo – Kurs dolar AS berpindah tangan di kisaran paruh atas 106 yen dalam transaksi wal di Tokyo pada Senin pagi (7/10/2019), sebagian besar sejalan dengan levelnya pada akhir pekan lalu di New York.

Ketika pasar dibuka di Tokyo, dolar dikutip pada 106,77-78 yen dibandingkan dengan 106,85-95 yen di New York dan 106,76-78 yen di Tokyo pada Jumat (4/10/2019) pada pukul 17.00 waktu setempat.

Euro, sementara itu, diambil pada 1,0983-0984 dolar dan 117,25-32 yen terhadap 1,0974-0984 dolar dan 117,31-41 yen di New York, serta 1,0971-0972 dolar dan 117,13-17 yen pada perdagangan Jumat sore (4/10/2019) di Tokyo. (pep)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

FINANSIAL

Imbas Covid-19 WOM Finance Tutup 40 Kantor dan Rumahkan 103 Karyawan

Avatar

Published

on

COVID-19, Wahana Ottomitra Multiartha (WOMF) Tutup Sementara 40 Kantor Cabang (KSKC). (Foto : Instagram @ervasusanti89niki)

Mediaemiten.com, Jakarta – Wabah covid-19 harus menerpa Perusahan pembiayaan konsumen (motor baru dan bekas) baik konvensional maupun syariah PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) sehingga harus melakukan pembatas oprasional perseroan selama 1 sampai 3 bulan lamanya.

Zacharia Susantadiredja Corporate Secretary WOMF dalam keterbukaan informasi BEI Kamis (28/5/2020) mengatakan, WOM Finance melakukan penutupan sementara 40 Kantor Selain Kantor Cabang hingga 31 Juli 2020 dan akan berpengaruh pada kontribusi pendapatan sebesar 25 persen karena tidak beroprasinya 40 kantor tersebut.

Anak usaha Bank Maybank Indonesia (BNII) dengan kepemilikan 68,55 persen saham itu, telah merumahkan 103 karyawannya dan menyatakan sebanyak 2262 karyawan terdampak covid-19 ini dengan pemotongan gaji 50 persen.

COVID-19, Wahana Ottomitra Multiartha (WOMF) Tutup Sementara 40 Kantor Cabang (KSKC).

Dengan perkiraan penurunan total pendapatan dan laba bersih untuk periode yang berakhir per 31 Maret 2020 atau 30 April 2020 mencapai 25 persen dari total perdapatan periode yang sama tahun 2019.

Perusahaan terus berusaha menjaga performa Perusahaan dengan melakukan berbagai langkah strategis, diantaranya lebih selektif dalam proses inisiasi konsumen, fokus dalam menjaga kualitas portofolio Perusahaan, meningkatkan efisiensi biaya, tetap memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan dengan optimal, terus menjalin kerja sama dengan perbankan serta Maybank Indonesia selaku induk Perusahaan.

Posisi terakhir tingkat Non Performing Financing (NPF) dalam rentang waktu Maret – April 2020 berada pada posisi NPF kurang dari 3 persen, NPF mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan kondisi sebelum pandemi,

Sedangkan terakhir tingkat Gearing Ratio Perseroan dalam rentang waktu Maret – April 2020 adalah Gearing Ratio 2-5 kali,angka rasio Gearing Ratio tersebut dibandingkan dengan angka rasio sebelum Pandemi Covid-19 mengalami kenaikan. (ten) #mediamelawancovid19


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

FINANSIAL

Kinerja Solid, Laba Bank BCA (BBCA) Tumbuh 8,6 % Jadi Rp 6,6 T di Kuartal I-2020

Avatar

Published

on

BCA melakukan upaya strategis bagi debitur yang terdampak pandemi. (Foto : Instagram @mbcaf)

Mediaemiten.com, Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan entitas anak mampu mencatatkan kinerja yang solid hingga akhir triwulan I 2020 di tengah pandemi dan tantangan ekonomi. Di triwulan pertama 2020 laba bersih konsolidasi sebesar Rp6,6 triliun atau meningkat 8,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Bank BCA juga mencatat pertumbuhan pendapatan operasional yang tinggi sebesar 17,3 persen YoY menjadi Rp19,6 triliun, didukung oleh pertumbuhan kredit dan kinerja CASA yang solid. Posisi keuangan yang kokoh menjadi fondasi kuat bagi kami menghadapi ketidakpastian akibat pandemi COVID-19.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja menyampaikan, Per Maret 2020, portofolio kredit Bank tumbuh 12,3 persen YoY menjadi Rp612,2 triliun. Pertumbuhan tersebut terutama didukung oleh kredit korporasi yang meningkat 25,4 persen YoY menjadi Rp260,4 triliun. Sementara itu, kredit komersial dan UKM naik 5,0 persen YoY menjadi Rp191,2 triliun.

Kredit konsumer tumbuh moderat sebesar 3,0 persen YoY menjadi Rp154,9 triliun sejalan dengan tren pertumbuhan pembelian rumah dan otomotif yang lambat. Pada segmen kredit konsumer, KPR tumbuh 7,0 persen menjadi Rp92,5 triliun; KKB turun 2,1 persen YoY menjadi Rp47,2 triliun; dan outstanding kartu kredit turun 3,7 persen YoY menjadi Rp12,4 triliun. Pada periode yang sama, pembiayaan Syariah meningkat 19,8 persen YoY menjadi Rp5,7 triliun. Dari perspektif Sustainable Finance, portofolio pembiayaan untuk kegiatan usaha berbasis lingkungan mencapai Rp118,6 triliun pada akhir Maret 2020, tumbuh 17,0 persen YoY.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja menyampaikan “Posisi permodalan BCA solid dengan likuiditas yang sehat. Sepanjang triwulan I 2020 kami mencatat pertumbuhan kredit yang positif secara triwulanan terutama didukung segmen korporasi, dibandingkan dengan pertumbuhan QoQ yang negatif pada Maret tahun lalu. Dalam kondisi saat ini, kami berkomitmen membantu nasabah yang kompeten dalam melalui situasi ekonomi yang tidak menentu akibat dampak pandemi COVID-19. Kami hingga saat ini sedang memproses restrukturisasi kredit kepada nasabah tertentu dalam tiap segmen agar mencapai keberhasilan pemulihan”. jelas Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja jumpa pers kinerja virtual di Jakarta Rabu (27/5/2020).

Pada saat bersamaan, BCA melakukan upaya strategis bagi debitur yang terdampak pandemi. Hingga pertengahan Mei 2020, BCA sedang memproses restrukturisasi kredit sekitar Rp 65 triliun hingga Rp 82,6 triliun, setara dengan 10 persen- 14 persen dari keseluruhan portofolio kredit, yang berasal dari sekitar 72.000 debitur atau 10% dari total debitur seluruh segmen. Upaya ini sejalan dengan inisiatif pemerintah dalam mendukung kelanjutan usaha pelaku bisnis dan perekonomian nasional. BCA melihat ada potensi peningkatan jumlah restrukturisasi kredit beberapa bulan ke depan hingga sekitar 20-30% dari total kredit yang berasal dari 250.000 – 300.000 debitur.

Kepercayaan nasabah dan upaya yang konsisten meningkatkan keunggulan franchise perbankan transaksi BCA menopang pertumbuhan dana CASA yang solid. Pada Maret 2020, dana CASA BCA tumbuh 17,3% YoY, mencapai Rp568,5 triliun dan berkontribusi sebesar 76,7% dari total dana pihak ketiga. Jumlah rekening juga menunjukkan tren kenaikan, yaitu sebesar 13,7% YoY mencapai 22 juta rekening, karena turut didukung layanan pembukaan rekening online. Deposito tumbuh tinggi sebesar 15,1% YoY mencapai Rp172,5 triliun, meskipun terdapat tren penurunan suku bunga deposito. Total dana pihak ketiga meningkat 16,8% YoY menjadi Rp741,0 triliun. Posisi likuiditas tetap kokoh dengan rasio LDR sebesar 77,6%.

Dari sisi profitabilitas, laba sebelum provisi dan pajak mencatat pertumbuhan sebesar 17,4% YoY mencapai Rp10,1 triliun, ditopang peningkatan pendapatan operasional sebesar 17,3% YoY. Pertumbuhan pendapatan operasional didukung oleh pendapatan bunga bersih yang meningkat 14,1% YoY menjadi Rp13,7 triliun dan pendapatan operasional lainnya yang naik 25,5% YoY menjadi Rp5,9 triliun. Sementara itu, beban operasional tumbuh 17,2% YoY. Laba bersih triwulan pertama mendorong posisi permodalan BCA dengan rasio kecukupan modal (CAR) tetap kokoh sebesar 22,5%. Rasio NPL terjaga pada level yang rendah di 1,6% pada akhir Maret 2020, sementara beban provisi meningkat 121,9% YoY sejalan dengan antisipasi terhadap tantangan pelemahan kualitas kredit. Rasio pengembalian terhadap aset (ROA) sebesar 3,2%, sementara rasio pengembalian terhadap ekuitas (ROE) sebesar 15,6%.

“Ditengah pandemi COVID-19, BCA mendukung kebijakan #PhysicalDistancing melalui kampanye #BankingFromHome, penyediaan layanan perbankan melalui berbagai online channels. Terjadi peningkatan transaksi mobile dan internet banking. Melalui kesempatan ini, kami menyampaikan terima kasih kepada para nasabah setia kami atas kepercayaan terhadap layanan perbankan transaksi BCA.” tutur Bapak Jahja Setiaatmadja.

Mendukung #BankingFromHome, kami memperkuat inisiatif platform perbankan digital, termasuk peningkatan limit transfer internet banking individu (KlikBCA) hingga Rp250 juta/ hari, konsisten mempromosikan aplikasi BCA Mobile untuk berbagai aktivitas finansial nasabah, serta Halo BCA call center yang siap melayani 24 jam setiap hari. BCA juga menerapkan langkah proaktif untuk melindungi kesehatan nasabah dan karyawan sesuai protokol kesehatan, antara lain melakukan pemeriksaan suhu di kantor cabang serta mengatur physical distancing. Untuk karyawan, BCA memberlakukan kebijakan work from home bergiliran, pembagian operasional kerja, hingga menyediakan bus khusus karyawan. Kami mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam aktivitas internal dan eksternal untuk mendukung berbagai aspek operasional sehari-hari. Bagi masyarakat dan komunitas, ’Bakti BCA’ menyerahkan beragam bantuan seperti Alat Pelindung Diri (APD) tenaga medis, sejumlah ventilator untuk beberapa rumah sakit rujukan penanggulan COVID-19, hingga kebutuhan pokok bagi masyarakat melalui kantor cabang yang tersebar di seluruh penjuru tanah air. (mit) #mediamelawancovid19


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

FINANSIAL

Bank Tabungan Pensiunan Nasiona Catat Penyaluran Kredit Capai Rp 157 Triliun

Avatar

Published

on

Mediaemiten.com, Jakarta –  PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) di Kuartal I-2020 mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit  sebesar 12 persen (year-on-year) senilai Rp157 triliun dengan rasio kredit bermasalah (NPL) sebesar 0,19 persen (gross).

“Dengan situasi perekonomian global yang tidak menentu, ditambah perkembangan terkini penyebaran Covid-19, kami berusaha mempertahankan kinerja bank tetap positif,” kata Direktur Utama Bank BTPN, Ongki Wanadjati Dana dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Rabu (20/5/2020).

Menurut Ongki, penyaluran kredit BTPN ditopang segmen korporasi sebesar Rp92 triliun. Dalam melayani kelompok nasabah ini, BTPN fokus menyalurkan pembiayaan melalui sejumlah sindikasi untuk proyek ketahanan energi, ketahanan pangan serta infrastruktur.

“Pembiayaan segmen korporasi menunjukkan komitmen jangka panjang kami dan Sumitomo Mitsui Banking Corporation sebagai pemegang saham pengendali dalam mewujudkan kesejahteraan serta pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan,” ujar Ongki.

Selain pembiayaan korporasi, penyaluran kredit juga ditopang segmen kredit usaha kecil dan menengah (UKM), komersial, serta kelompok prasejahtera produktif melalui anak usaha, PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS).

Sementara itu, hingga akhir Kuartal I-2020 BTPN menghimpun pendanaan senilai Rp161,2 triliun atau meningkat 3 persen (yoy). Jumlah tersebut terdiri dari dana pihak ketiga (DPK) senilai Rp97,1 triliun, pinjaman pihak lain Rp57 triliun serta pinjaman subordinasi Rp7,1 triliun.

Dari total DPK, BTPN berhasil meningkatkan porsi  CASA pada Kuartal I-2020 menjadi 29 persen atau lebih tinggi dibanding porsi pada Kuartal I-2019 yang sebesar 21 persen. “Pertumbuhan CASA memberikan dampak positif terhadap biaya dana dan juga menunjukkan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap produk simpanan yang kami tawarkan, termasuk layanan solusi life finance Jenius,” papar Ongki.

Hingga akhir Maret 2020, jumlah pengguna terdaftar Jenius mencapai lebih dari 2,5 juta nasabah atau bertmbuh 85 persen dari akhir Maret 2019 yang sebanyak 1,4 juta nasabah.bAdapun jumlah simpanan (funding) melalui Jenius mencapai Rp8,3 triliun. (ten)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending

WhatsApp chat