Connect with us

INTERNASIONAL

Harga Emas Naik Jelang Kesaksian Ketua Federal Reserve di Kongres

Published

on

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 0,50 dolar AS atau 0,04 persen, menjadi ditutup pada 1.400,50 dolar AS per ounce.

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange sedikit lebih tinggi pada penutupan perdagangan Rabu pagi (10/7/2019), karena investor menunggu kesaksian Ketua Federal Reserve (Fed) AS Jerome Powell mengenai kebijakan moneter.

Investor menantikan kesaksian setengah tahunan Ketua The Fed Jerome Powell selama dua hari ke depan dalam upaya mencari lebih banyak sinyal untuk pergerakan penurunan suku bunga lebih lanjut. Powell dijadwalkan akan bersaksi di depan Komite Jasa Keuangan Amerika Serikat pada Rabu waktu setempat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 0,50 dolar AS atau 0,04 persen, menjadi ditutup pada 1.400,50 dolar AS per ounce.

Selama sesi sebelumnya, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus, turun 0,10 dolar AS atau 0,01 persen, menjadi menetap pada 1.400,00 dolar AS per ounce, yang juga mencerminkan sikap pendekatan tunggu dan lihat di pasar.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 9,75 sen atau 0,64 persen, menjadi ditutup pada 15,147 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun 5,30 dolar AS atau 0,65 persen, menjadi menetap di 815,10 dolar AS per ounce. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

INTERNASIONAL

Tertekan Penguatan Dolar AS, Emas Berjangka Jatuh

Published

on

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus turun 2,30 dolar AS atau 0,16 persen, menjadi ditutup pada 1.411,20 dolar AS per ounce.

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange jatuh pada akhir perdagangan Rabu pagi (17/7/2019), tertekan oleh dolar AS yang lebih kuat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus turun 2,30 dolar AS atau 0,16 persen, menjadi ditutup pada 1.411,20 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,44 persen menjadi 97,36 sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Dolar AS terapresiasi terhadap mata uang utama saingannya, karena para pelaku pasar menyambut data penjualan ritel yang lebih baik dari perkiraan.

Penjualan ritel dan layanan makanan AS meningkat 0,4 persen pada Juni dari bulan sebelumnya, mencapai 519,9 miliar dolar AS, Departemen Perdagangan melaporkan Selasa (16/7/2019). Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan kenaikan 0,1 persen.

Ketika dolar AS menguat, emas berjangka biasanya jatuh karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Sehari sebelumnya, harga emas naik moderat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), tertahan oleh penguatan dolar AS meski ditopang oleh ketidakpastian ekonomi global, naik 1,30 dolar AS atau 0,09 persen, menjadi 1.413,50 dolar per ounce.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 31,3 sen atau 2,04 persen menjadi ditutup pada 15,678 dolar per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 1,70 dolar AS atau 0,2 persen, menjadi menetap di 846,90 dolar AS per ounce. (pep)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

INTERNASIONAL

Aksi Ambil Untung, Emas Berjangka Turun 0,41 Persen

Published

on

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus turun 5,80 dolar AS atau 0,41 persen, menjadi menetap di 1.406,70 dolar per ounce.

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange melemah pada akhir perdagangan Jumat pagi (12/7/2019), karena aksi ambil untung menyusul ekspektasi pemotongan suku bunga bank sentral AS yang mendorong sentimen positif logam kuning tersebut pada sesi sebelumnya.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus turun 5,80 dolar AS atau 0,41 persen, menjadi menetap di 1.406,70 dolar per ounce.

Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengatakan kepada komite Kongres pada Rabu (10/7/2019) bahwa ketegangan perdagangan dan kekhawatiran tentang pertumbuhan global terus membebani aktivitas ekonomi dan prospek Amerika Serikat.

Pernyataan Powell itu dianggap dovish (sinyal pelonggaran moneter) oleh banyak pelaku pasar dan memicu ekspektasi untuk pengurangan suku bunga, yang menyebabkan jatuhnya indeks dolar AS dan mengirim emas berjangka naik tajam.

Ketika dolar AS melemah, emas berjangka akan naik karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Namun, mentalitas “beli rumor dan jual berita” unggul lagi pada perdagangan Kamis (11/7/2019), kata analis pasar, karena banyak investor memilih untuk meraih keuntungan dalam aksi jual.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 8 sen atau 0,53 persen menjadi ditutup pada 15,146 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 0,90 dolar AS atau 0,11 persen, menjadi menetap pada 830,90 dolar AS per ounce. (pep)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

INTERNASIONAL

Emas Naik karena Ekspektasi Pemotongan Suku Bunga Bank Sentral AS

Published

on

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 12,00 dolar AS atau 0,86 persen, menjadi ditutup pada 1.412,50 dolar AS per ounce.

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik secara signifikan pada akhir perdagangan Kamis pagi (11/7/2019), karena kesaksian Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell di Kongres mendorong harapan untuk penurunan suku bunga.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 12,00 dolar AS atau 0,86 persen, menjadi ditutup pada 1.412,50 dolar AS per ounce. Emas naik lebih lanjut selama perdagangan elektronik berikutnya.

Dalam sambutan yang disiapkan untuk Kongres pada Rabu (10/7/2019), Powell mengatakan bahwa arus lintas seperti ketegangan perdagangan dan kekhawatiran tentang pertumbuhan global terus membebani aktivitas ekonomi AS dan prospeknya.

Dia mengatakan bahwa banyak pembuat kebijakan Fed “melihat bahwa kasus untuk kebijakan moneter yang lebih akomodatif telah menguat.”

Ucapan Powell dianggap sebagai dovish (pelonggaran moneter) oleh banyak pelaku pasar dan memicu ekspektasi untuk pemotongan suku bunga acuan.

Akibatnya indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sejumlah mata uang utama lainnya, turun 0,4 persen menjadi 97,10 tak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas berjangka.

Ketika dolar AS melemah, emas berjangka akan naik karena emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 7,9 sen atau 0,52 persen menjadi ditutup pada 15,226 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik 14,90 dolar AS atau 1,83 persen, menjadi 830,00 dolar AS per ounce. (pep)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending