Connect with us

FINANSIAL

Dolar Terus Menguat Jelang Kesaksian Ketua Bank Sentral AS

Published

on

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,11 persen menjadi 97,4953 pada akhir perdagangan.

Mediaemiten.com, New York – Kurs dolar AS sedikit menguat terhadap sekeranjang mata uang utama saingannya pada akhir perdagangan Rabu pagi (10/7/2019), karena para pelaku pasar dengan cemas menunggu lebih banyak petunjuk tentang langkah selanjutnya dari bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (Fed) pada suku bunga.

Ketua Fed Jerome Powell dijadwalkan akan memberikan kesaksian setengah tahunan di hadapan kongres pada Rabu dan Kamis waktu setempat. Para pedagang akan meneliti pernyataannya untuk petunjuk tentang pembaruan kebijakan moneter bank sentral.

Ini terjadi ketika para investor memperkirakan langkah penurunan suku bunga segera oleh The Fed untuk memacu pertumbuhan.

Ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga Juli mencapai 100 persen, menurut alat FedWatch CME Group. Namun, peluang untuk pemangkasan yang lebih agresif berkurang secara signifikan setelah rilis laporan pekerjaan yang lebih kuat dari yang diperkirakan pada Jumat lalu (5/7).

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,11 persen menjadi 97,4953 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1207 dolar AS dari 1,1211 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2466 dolar AS dari 1,2512 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,6927 dolar AS dari 0,6971 dolar AS.

Dolar AS dibeli 108,87 yen Jepang, lebih tinggi dari 108,72 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9935 franc Swiss dari 0,9939 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3126 dolar Kanada dari 1,3096 dolar Kanada. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

FINANSIAL

Dolar Menguat Ditopang Data Penjualan Ritel AS yang Positif

Published

on

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,48 persen menjadi 97,4012 pada akhir perdagangan.

Mediaemiten.com, New York – Kurs dolar AS terapresiasi terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu pagi (17/7/2019), karena para pelaku pasar menyambut data penjualan ritel yang lebih baik dari perkiraan.

Penjualan ritel dan jasa-jasa makanan AS meningkat 0,4 persen pada Juni dari bulan sebelumnya, mencapai 519,9 miliar dolar AS, Departemen Perdagangan melaporkan Selasa (16/7). Padahal para ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan kenaikan 0,1 persen.

“Penjualan ritel Juni jauh lebih kuat dari yang diharapkan meskipun ada revisi moderat … Hasilnya adalah kuartal ritel yang kuat menyusul kuartal pertama yang lesu,” kata Kepala Ekonom FTN Financial, Chris Low, dalam sebuah catatan.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,48 persen menjadi 97,4012 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1205 dolar AS dari 1,1259 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2406 dolar AS dari 1,2518 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7013 dolar AS dari 0,7037 dolar AS.

Dolar AS dibeli 108,34 yen Jepang, lebih tinggi dari 107,89 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9886 franc Swiss dari 0,9849 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3068 dolar Kanada dari 1,3046 dolar Kanada. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

FINANSIAL

Rupiah Dibuka Melemah, Masih di Bawah Rp14.000

Published

on

Rupiah dibuka melemah 0,03 persen atau lima poin menjadi Rp13.940 per dolar AS.

Mediaemiten.com, Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah 0,03 persen atau lima poin di pasar spot pada Rabu pagi (17/7/2019) menjadi Rp13.940 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan perdagangan Selasa (16/7/2019) yang sebesar Rp13.935 per dolar AS.

Pergerakan mata uang “Garuda” berlanjut melemah sembilan poin ke Rp13.949 per dolar AS pada pukul 08.50 WIB atau terdepresiasi 0,10 persen dibanding posisi penutupan perdagangan di hari sebelumnya. (iap)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

FINANSIAL

Rupiah Melemah Seiring Ekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed

Published

on

Rupiah melemah 15 poin atau 0,11 persen menjadi Rp13.935 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.920 per dolar AS.

Infofinansial.com, Jakarta – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Selasa sore (16/7/2019) melemah seiring ekspektasi penurunan suku bunga The Fed oleh para pelaku pasar.

Rupiah melemah 15 poin atau 0,11 persen menjadi Rp13.935 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.920 per dolar AS.

“Hari ini isu global sangat kuat sehingga rupiah dalam perdagangan hari ini ditutup melemah walaupun tadi pagi sempat menguat dan menyentuh level 13.900,” kata Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Menurut Ibrahim, data ekonomi AS yang masih bagus membuat peluang penurunan suku bunga acuan mengecil, meski probabilitasnya masih sangat tinggi.

“Masih ada harapan The Fed tidak jadi menurunkan suku bunga acuan dalam pertemuan akhir bulan Juli, walaupun dalam pertemuan minggu lalu optimis akan menurunkan suku bunga acuannya,” kata Ibrahim.

Saat ini, pelaku pasar menantikan rapat kebijakan moneter dan keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Ada harapan dalam pertemuan tersebut BI akan memangkas suku bunga acuan BI 7-day reverse repo rate (7DRRR) sebesar 25 basis poin dari 6 persen menjadi 5,75 persen dalam pertemuan kebijakan (RDG BI) dua hari yang berakhir Kamis (18/7/2019) mendatang.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat Rp13.910 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp13.905 per dolar AS hingga Rp13.938 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa ini menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp13.925 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp13.970 per dolar AS. (cit)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending