Connect with us

MANUFAKTUR

Indocement (INTP) Incar Pertumbuhan Volume Penjualan hingga 4 Persen

Published

on

Permintaan semen sampai dengan periode berjalan April 2019 masih terkoreksi 2,9%.

Mediaemiten.com, Jakarta — PT Indocement Tunggal Prakarsa mengincar pertumbuhan volume penjualan di kisaran 3%—4% tahun ini sejalan potensi peningkatan pasar infrastruktur dan properti pada semester II/2019.

Direktur Utama Indocement Tunggal Prakarsa Christian Kartawijaya menjelaskan bahwa permintaan semen sampai dengan periode berjalan April 2019 masih terkoreksi 2,9%. Pihaknya berharap akan terjadi pertumbuhan setelah Lebaran dan pengumuman Pemilihan Umum 2019.

“Indocement masih percaya setahun ini volume penjualan akan bertumbuh 3%—4%,” ujarnya di Jakarta, Selasa (21/5/2091).

Optimisme itu, lanjut dia, sejalan dengan potensi dari peningkatan pembangunan infrastruktur dan pasar properti yang akan menggeliat pada semester II/2019. Permintaan untuk klinker domestik juga diprediksi akan tumbuh dan perseroan akan memenuhi kebutuhan tersebut.

Berdasarkan pemberitaan Bisnis.com sebelumnya, emiten berkode saham INTP itu membukukan volume penjualan semen 4,2 juta ton hingga kuartal I/2019. Realisasi itu lebih rendah 3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Dari total konsumsi semen nasional 15,7 juta ton per akhir Maret 2019, pangsa pasar produsen semen itu sekitar 26%.

Christian menyebut perseroan belum menaikkan harga penjualan semen pada 2019. Kondisi pasar menurutnya masih terbilang lesu.

“Kalau permintaan sedang kurang tidak bisa naik,” jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya berharap dapat menaikkan harga pada semester II/2019. Strategi itu sejalan dengan potensi meningkatnya permintaan semen.

Kenaikan harga, sambung dia, akan tergantung dengan pertumbuhan permintaan semen di pasar.

“Kami bisa naikkan harga jual untuk menjaga margin,” imbuhnya.

Dia menilai saat ini pasar semen domestik masih dilanda kelebihan pasokan sebanyak 43 juta ton. Akibatnya, persaingan masih ketat ditambah banyaknya merek.

Oleh karena itu, Christian menyebut mesti berhati-hati dalam menaikkan harga. Seperti dikutip Bisnis.com. (*)


MANUFAKTUR

Dirut Krakatau Steel Jual Seluruh Sahamnya di Harga Rp 278 – 284 Per Saham

Published

on

Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk (KRAS), Silmy Karim. (Foto : Liputan6.com)

Mediaemiten.com, Jakarta – Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) Silmy Karim menjual seluruh kepemilikkan sahamnya di PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) sebanyak 5,4 juta saham atau setara 0,028 persen.

Silmy Karim dalam keterbukaan informasi BEI Minggu (22/6/2020) menjelaskan, telah menjual saham KRAS pada tanggal yang sama yakni di 11 Juni 2020, dengan harga berbeda, mulai Rp 278, Rp 280, Rp 282 dan Rp 284.

Dengan penjualan saham KRAS tersebut maka posisi kepemilikkan Silmy di KRAS jadi nol persen alias tak ada saham lagi. ‘ Penjualan saham KRAS untuk keperluan pribadi”, tulis nya dalam keterbukaan informasi BEI Minggu (21/6/2020).

Pada penutupan perdagangan Jumat (19/6/2020), harga KRAS naik 2,05 persen  menjadi Rp 298 per saham. (ten)


Continue Reading

MANUFAKTUR

Ini Strategi Keramika Indonesia Assosiasi Hadapi Covid-19

Published

on

Mediaemiten.com, Jakarta – Produsen Keramik PT Keramika Indonesia Assosiasi Tbk (KIAS) memiliki 6 strategi bisnis perseroan untuk menghadapi pandemi covid-19 dan pelemahan ekonomi global.

Boonyarit Jaiya Direktur Utama KIAS dalam keterbukaan informasi  BEI Jumat (19/6/2020) mengatakan, Krisis kesehatan saat ini telah memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap aktifitas ekonomi. Alhasil, perekonomian dunia di proyeksikan akan mengalami kontraksi yang dalam sampai dengan -3 persen di tahun 2020.

Tingginya persaingan di pasar keramik domestik dan impor keramik dalam jumlah besar telah memaksa para pemain di industri keramik untuk menawarkan skema harga dan program promosi yang lebih menarik agar tetap dapat bersaing di pasar.

Dalam menghadapi persaingan di industri keramik manajemen perseroan menjelaskan, Perseroan fokus pada pengembangan produk yang memiliki nilai tambah (HVA products), terutama KIA HD, dengan sasaran pasar segmen menengah ke atas.

Sedangkan Untuk meningkatkan daya saing dan daya tarik pembeli, Perseroan fokus pada keindahan desain produk dengan tetap menjaga kualitasnya. (ten)


Continue Reading

MANUFAKTUR

Astra International (ASII) bagi Dividen Tunai Rp157 per Saham

Published

on

PT Astra International Tbk adalah perusahaan yang bergerak di industri otomotif. (Foto : Instagram @astra_career)

Mediaemiten.com, Jakarta – PT Astra International Tbk (ASII) bagikan dividen tunai sebesar Rp157 per saham pada 10 Juli 2020.

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam situsnya Rabu (17/6/2020) mengumumkan, Setiap 1 (Satu) saham akan mendapatkan dividen tunai sebesar Rp.157,-

Adapun jadwal pembagian dividen tersebut sebagai berikut :

– Cum Dividen di Pasar Reguler & Pasar Negosiasi 24 Juni 2020
– Ex Dividen di Pasar Regular & Pasar Negosiasi 25 Juni 2020
– Cum Dividen di Pasar Tunai 26 Juni 2020
– Ex Dividen di Pasar Tunai 29 Juni 2020
– Pencatatan (Recording Date) 26 Juni 2020
– Pembayaran Dividen Tunai 10 Juli 2020
– Penyerahan bukti rekam SKD/DGT 1 Juli 2020. (ten)


Continue Reading

Trending