Connect with us

DIGITAL & MEDIA

Pusat Siaran Pers Bantu Perbanyak Link Berita Press Release untuk Dukung Praktisi PR

Avatar

Published

on

Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI) meluncurkan jasa publikasi untuk memperbanyak link berita siaran pers.

Mediaemiten.com, Jakarta – Salah satu faktor kesuksesan praktisi public relations (PR), baik PR agency maupun PR internal adalah keberhasilannya mempublikasikan press release (siaran pers) ke media-media yang mainstream (utama), dan memperbanyak link berita diberbagai media lainnya, meski pun bukan mainstream, karena masing-masing media punya kelebihan dan kekurangan.

Untuk mendukung praktisi PR, yang terkait dengan distribusi press release, Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI) meluncurkan jasa publikasi untuk memperbanyak link berita siaran pers.

PSPI telah menggandeng puluhan perusahaan media yang dapat bekerjasama untuk mendukung kegiatan ini. Perusahaan media siber yang siap bekerja sama, terdiri dari berbagai media dengan segmentasi antara lain : Nasional, Bisnis, Politik, Entertainment, Sport dan sebagainya.

Adapun biaya yang dikenakan untuk menggunakan jasa ini relatif efisien yaitu : hanya Rp 200.000/link berita, dengan syarat minimal 10 media. Sedangkan untuk penggunaan minimal 20 media dikenakan biaya Rp150.000/link berita. Biaya tidak termasuk coordination fee sebesar Rp 1 juta.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai daftar media siber yang akan digunakan untuk saluran publikasi press release, dan mekanisme kerjasama dengan kami, dapat menghubungi Pusat Siaran Pers Indonesia (PSPI), kontak Banny Rachman Hp : 08111157788. (res)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

DIGITAL & MEDIA

Mahaka Radio (MARI) Jadi Rugi Rp 2,69 Miliar di Kuartal I-2020

Avatar

Published

on

Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: Instagram @erickthohir)

Mediaemiten.com, Jakarta – Perusahaan pegelola Radio milik Erick Tohir PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) mencatat rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp2,69 miliar hingga periode 31 Maret 2020 berbanding terbalik dengan periode yang sama tahun 2019 perseroan masih meraih laba Rp4,89 miliar.

Laporan keuangan kuartal I-2020 perseroan yang disampaikan ke BEI Jumat (12/6/2020) menyebutkan, pendapatan bersih turun 19,84 persen menjadi Rp23,84 miliar dari pendapatan bersih Rp29,75 miliar tahun sebelumnya dan rugi sebelum pajak penghasilan diderita Rp2,64 miliar berbalik dari raihan laba sebelum pajak pada kuartal I-2020 Rp7,55 miliar.

Kerugian itu disebabkan oleh beban umum dan administasi yang membengkak 24,38 persen jadi Rp24,51 miliar per 31 Maret 2020 naik dari Rp19,70 miliar pada periode yang sama tahun 2019.

Sehingga pada akhir kuartal I-2020 perseroan harus mencatatkan rugi per saham dasar sebesar Rp-0,51 berbalik dari laba per saham dasar pada tahun sebekumnya yang masih Rp0,93.

Jumlah liabilitas hingga periode 31 Maret 2020 mencapai Rp110,71 miliar turun 7,05 persen dari jumlah liabilitas hingga periode 31 Desember 2019 yang Rp119,11 miliar.

Pada sisi ekutas juga terjadi penurunan 4,41 persen menjadi Rp242,54 miliar dari Rp246,02 miliar pada akhir tahun 2019. Jumlah aset perseroan hingga periode 31 Maret 2020 mencapai Rp353,26 miliar turun 3,25 persen dari jumlah aset Rp365,14 miliar hingga periode 31 Desember 2019.

Sedangkan untuk kas dan setra kas akhir periode yang dimiliki oleh perusahaan radio tersebut per 31 Maret 2020 sebesar Rp13,29 miliar terjadi penurunan drastis 46,09 persen dari Rp24,65 miliar pada periode yang sama tahun 2019. (emi)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

DIGITAL & MEDIA

Link Net (LINK) bagi Dividen Rp178,80 per Saham, Ini Jadwalnya

Avatar

Published

on

Setiap 1 (Satu) saham akan mendapatkan dividen tunai sebesar Rp 178,80 per saham. (Foto : Tek.id)

Mediaemiten.com, Jakarta – PT Link Net Tbk (LINK) bagikan dividen tunai sebesar Rp178,80 per saham pada 10 Juli 2020.

PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam situsnya Kamis (11/6/2020) mengumumkan, Setiap 1 (Satu) saham akan mendapatkan dividen tunai sebesar Rp178,80 per saham

Adapun jadwal pembagian dividen tersebut sebagai berikut :

– Cum Dividen di Pasar Reguler & Pasar Negosiasi 17 Juni 2020
– Ex Dividen di Pasar Regular & Pasar Negosiasi 18 Juni 2020
– Cum Dividen di Pasar Tunai 19 Juni 2020
– Ex Dividen di Pasar Tunai 22 Juni 2020
– Pencatatan (Recording Date) 19 Juni 2020
– Pembayaran Dividen Tunai 10 Juli 2020
– Penyerahan bukti rekam SKD/DGT 24 Juni 2020. (ten)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

DIGITAL & MEDIA

Siapkan Rp 500 Miliar, Surya Citra Media (SCMA) Mulai Buy Back Hari Ini

Avatar

Published

on

Surya Citra Media Mulai Buy Back perseroan dengan anggaran hingga Rp500 miliar. (Foto: idx.co.id)

Mediaemiten.com, Jakarta – Perusahaan media televisi PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) berencana melakukan pembelikan kembali saham (buy back) perseroan dengan anggaran hingga Rp500 miliar.

Gilang Iskandar corporate secertary perseroan dalam keterbukaan informasi BEI Selasa (9/6/2020) mengatakan, perseroan bermaksud untuk meningkatkan nilai pemegang saham dengan cara melakukan Pembelian Kembali Saham Perseroan sebanyak-banyaknya 2.954.934.460 saham atau paling banyak 20 persen dari modal disetor dalam Perseroan dengan turut memperhitungkan saham treasuri eksisting, dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5 persen dari modal disetor dengan anggaran hingga Rp500 miliar.

Kondisi perdagangan saham di BEI sejak awal tahun 2020 mengalami tekanan yang signifikan yang diindikasikan dari penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 18,46% dan kondisi perekonomian regional dan global yang sedang mengalami tekanan dan perlambatan, antara lain disebabkan oleh wabah virus COVID-19. Oleh karena itu, untuk memberikan stimulus perekonomian dan mengurangi dampak pasar yang berfluktuasi secara signifikan karena kondisi perdagangan.

Pembelian Kembali Saham Perseroan akan dilaksanakan selama periode 3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal  9 Juni 2020 sampai dengan 8 September 2020. Pembelian Kembali Saham Perseroan akan dilakukan pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh Direksi Perseroan.

Alokasi dana untuk melaksanakan Pembelian Kembali Saham perusahaan yang memiliki  SCTV itu berasal dari Saldo Laba Perseroan per tanggal 31 Maret 2020 yang tercatat sebesar Rp4,096 triliun dan dari jumlah tersebut yang akan digunakan untuk membiayai Pembelian Kembali Saham adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp 500 miliar, tutur Gilang. (emi)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending

WhatsApp chat