Connect with us

BARANG KONSUMSI

Investor Mencium Bau Transfer Pricing dalam Transaksi Afiliasi AISA

Avatar

Published

on

Hasan Zein Machmud, mantan Dirut BEJ, kini plinvestor dan pengamat pasar modal.

Mediaemiten.com, Jakarta – RUPS PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) ricuh. Konon dirutnya WO lengkap dengan tuduhan hostile take over. Pertanggungan jawab dan Laporan Direksi ditolak pemegang saham.

Sebagai investor, saya mencium bau transfer pricing yang sangat kental dalam transaksi afiliasi AISA.

BACA JUGA : Bos KKR Indonesia Nyatakan Tidak Ada Pengambilalihan Paksa Tiga Pilar (AISA)

Jauh sebelum kasus beras oplosan, transaksi spin off anak perusahaan AISA (lupa nama perusahaannya), aroma transfer pricing sudah kental tercium.

Sempat Alami Krisis Kepercayaan, Ke Depan AISA Ingin Raih Tata Kelola Terbaik

Transfer pricing bukan cuma domain corporate governance, tapi penipuan dan kriminal.

Kalau otoritas tidak menangani dengan serius, pasar modal Indonesia akan menjadi sarang srigala. Dan invesstor ritel siap siap untuk dikunyah kunyah oleh srigala yang haus darah!

Mudah mudahan ada personil Otoritas yang membaca posting ini. Sahabat tolong sebarkan, untuk otoritas, terutama untuk rekan sesama “investor gurem”

(Tulisan ini sudah dipublikasikan melalui akun Facebook pribadi Hasan Zein Machmud, mantan Dirut BEJ, kini menjadi investor sekaligus pengamat pasar modal).


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

BARANG KONSUMSI

PT Bentoel International Investama (RMBA) Rugi Rp 43,29 Miliar

Avatar

Published

on

Penjualan turun menjadi Rp4,27 triliun dari penjualan Rp5,04 triliun tahun sebelumnya. (Foto : Instagram @eka.mamen)

Mediaemiten.com, Jakarta – PT Bentoel International Investama Tbk (RMBA) hingga kuartal I 2020 mencatat penurunan rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk menjadi Rp43,29 miliar dari rugi Rp83,30 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Dalam laporan keuangan RMBA yang disampaikan ke BEI Senin (15/6/2020) menyebutkan, penjualan turun menjadi Rp4,27 triliun dari penjualan Rp5,04 triliun tahun sebelumnya dan laba kotor turun menjadi Rp701,56 miliar dari laba kotor Rp723,75 miliar tahun sebelumnya.

Beban usaha turun menjadi Rp675,83 miliar dari beban usaha Rp807,33 miliar tahun sebelumnya dan laba usaha diraih Rp25,73 miliar dari rugi usaha Rp83,58 miliar tahun sebelumnya dan rugi sebelum pajak tercatat turun menjadi Rp43,29 miliar dari rugi sebelum pajak Rp149,00 miliar tahun sebelumnya.

Jumlah aset perseroan mencapai Rp15,97 triliun hingga periode 31 Maret 2020 turun dari jumlah aset Rp17,00 triliun hingga periode 31 Desember 2019. (ten)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

BARANG KONSUMSI

Kacang Garuda (GOOD) Bagi Dividen Rp 28 Per Saham, Ini Jadwal Pembagiannya

Avatar

Published

on

Kacang Garuda Bagi Dividen Rp 28 Per Saham. (Foto : Instagram @kacang_garuda)

Mediaemiten.com, Jakarta –  Produsen kacang merek Garuda yakni PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) bagikan dividen tunai sebesar Rp28 per saham pada 25 Juni 2020.

PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam situsnya Rabu (10/6/2020) mengumumkan, Setiap 1 (Satu) saham akan mendapatkan dividen tunai sebesar Rp28 per saham

Adapapun jadwal pembagian dividen tersebut sebagai berikut

– Cum Dividen di Pasar Reguler & Pasar Negosiasi 10 Juni 2020
– Ex Dividen di Pasar Regular & Pasar Negosiasi 11 Juni 2020
– Cum Dividen di Pasar Tunai 12 Juni 2020
– Ex Dividen di Pasar Tunai 15 Juni 2020
– Pencatatan (Recording Date) 12 Juni 2020
– Pembayaran Dividen Tunai 25 Juni 2020
– Penyerahan bukti rekam SKD/DGT 17 Juni 2020 (ten)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

BARANG KONSUMSI

Indofood CBP (ICBP) Masih Cari Utang USD 2,698 Miliar Buat Akuisisi Pinehill

Avatar

Published

on

Indofood CBP Masih Cari Utang USD 2,698 Miliar Buat Akuisisi Pinehill. (Foto: Instagram @viviannnwu)

Mediaemiten.com, Jakarta – Perusahaan yang bergerak di industri produk makanan bermerek yang dikomandani oleh Anthoni Salim PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) akan membeli 100 persen saham Pinehill Company Limited (PCL), dengan nilai akuisisi sebesar USD2,988 miliar atau setara dengan Rp41,675 triliun.

Dalam keterbukaan informasi BEI manajemen perseroan menjelaskan akuisisi akan menggunakan dana hasil operasi sebesar USD300 juta dan tengah mencari pinjaman senilai USD2,698 miliar untuk menutupi biaya rencana akuisisi tersebut.

Jelasnya, perseroan mengharapkan fasilitas pinjaman itu didapat sebelum 28 Agustus 2020. Sementara saat ini perseroan dan calon kreditur tengah membicarakan besaran bunga pinjaman tersebut.

“Pinjaman tersebut dengan jangka waktu lima tahun,” jawab Sekretaris Perusahaan ICBP, Gideon A Putro dalam keterbukaan informasi pada laman Bursa Efek Indonesia, Senin (8/6/2020).

Patut diketahui, nilai akuisisi PCL dari Pinehill Corpora dan Steele Lake tersebut 4,7 persen lebih tinggi dari nilai pasar wajar. Tapi masih dibawah ambang batas ketentuan regulator pasar modal, yaitu sebesar 7,5 persen.

Masih berdasarkan keterbukaan tersebut, berdasarkan perjanjian bersyarat antara perseroan dan kedua caloan penjual bahwa PCL selaku pemegang merek dagang mie siap saji di delapan negara Asia, Afrika dan Eropa itu akan mencatatkan laba bersih 2021 tidak kurang dari USD128,5 juta. (ten)


Media Emiten menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : mediaemiten@gmail.com, dan redaksi@mediaemiten.com, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

Trending